KabarBaik.co – Polemik pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Lapangan Desa Sidorejo, Sidoarjo, masih menyisakan perbedaan pandangan di tengah masyarakat. Meski demikian, penolakan disebut hanya datang dari segelintir warga, sementara pemerintah desa memastikan tetap membuka ruang dialog dan menampung seluruh aspirasi.
Kepala Desa Sidorejo Heri Sucipto menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila terjadi miskomunikasi dalam proses perencanaan pembangunan KDMP. Ia menegaskan pemerintah desa tidak menutup mata terhadap masukan warga yang keberatan.
“Saya minta maaf apabila ada miskomunikasi antara pemerintah desa dengan masyarakat. Saya akan mengupayakan usulan para warga saya dan berembuk nanti malam habis magrib. Semoga masyarakat kami menyetujui KDMP di lokasi yang ditunjuk ini,” ujar Heri saat ditemui di kantornya, Kamis (15/1).
Heri menjelaskan keberadaan KDMP tidak akan menghilangkan fungsi Lapangan Sidorejo sebagai sarana olahraga dan ruang publik. Pemerintah desa telah menyiapkan rencana penataan agar aktivitas warga tetap berjalan seperti sebelumnya.
“Dengan adanya KDMP di lapangan ini tidak menutup kemungkinan warga Sidorejo tidak bisa berolahraga. Kami akan memfasilitasi warga untuk tetap bisa berolahraga,” jelasnya.
Sebagai bentuk komitmen tersebut, pemerintah desa berencana menambah fasilitas olahraga baru di sekitar area pembangunan KDMP. Fasilitas tersebut diharapkan mampu mengakomodasi kebutuhan warga, khususnya generasi muda.
“Saya akan membuatkan lapangan voli di sebelah KDMP dan ada tempat mini soccer untuk warga supaya bisa bermain olahraga lagi,” tambah Heri.
Diketahui, Lapangan Desa Sidorejo memiliki luas keseluruhan sekitar 1,9 hektare. Sementara itu, pembangunan KDMP hanya memanfaatkan sebagian kecil area, yakni sekitar 1.000 meter persegi, sehingga sebagian besar lahan tetap dapat digunakan untuk aktivitas masyarakat.
Meski masih ada segelintir warga yang menolak, pemerintah desa memastikan proses musyawarah akan terus dilakukan demi mencapai kesepahaman bersama. Mediasi lanjutan diharapkan mampu meredam polemik dan menghasilkan keputusan yang dapat diterima seluruh elemen masyarakat Desa Sidorejo. (*)







