KabarBaik.co, Sidoarjo – Kematian tragis Renata, balita perempuan berusia 3,5 tahun di Desa Kemangsen, Balongbendo, Sidoarjo, menyisakan duka mendalam. Bocah tersebut diduga meninggal dunia setelah mengalami penganiayaan yang dilakukan oleh ayah kandungnya sendiri, Ahmad Reza Yudiansyah, 26.
Kasus ini terungkap setelah polisi menemukan sejumlah luka memar pada tubuh korban saat dilakukan pengecekan terhadap jenazah. Luka tersebut diduga menjadi faktor utama penyebab kematian balita malang tersebut.
Kapolsek Balongbendo Kompol Sugeng Sulistiyono mengatakan pihaknya mendapati banyak tanda kekerasan pada tubuh korban ketika anggota polisi mendatangi lokasi.
“Setelah kami cek kondisi jenazah, terlihat banyak luka memar pada tubuh korban, di antaranya di bagian dahi, bibir, dada, perut hingga paha,” kata Sugeng, Jumat (6/3).
Temuan luka tersebut kemudian memperkuat dugaan bahwa korban mengalami kekerasan sebelum meninggal dunia. Polisi pun langsung melakukan pemeriksaan terhadap ayah korban yang berada di lokasi.
Sugeng menjelaskan dari hasil interogasi awal, ayah korban mengakui telah melakukan penganiayaan terhadap anaknya menggunakan tangan kosong.
“Terduga pelaku mengakui melakukan penganiayaan terhadap korban dengan menggunakan tangan kosong,” ujarnya.
Sebelumnya, pelaku sempat meminta bantuan kepala dusun untuk mengantar anaknya ke bidan desa karena korban mengalami kejang-kejang pada Jumat (6/3) pagi. Namun setelah dirujuk ke RSUD Sidoarjo Barat, korban dinyatakan telah meninggal dunia.
Jenazah korban kemudian dibawa pulang ke rumah kerabat pelaku di wilayah Balongbendo sebelum akhirnya diperiksa oleh polisi.
Untuk memastikan penyebab pasti kematian, jenazah korban selanjutnya dibawa ke RS Pusdik Gasum Porong guna dilakukan visum oleh tim medis.
Saat ini terduga pelaku telah diamankan di Polsek Balongbendo dan masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh penyidik. Polisi juga mendalami dugaan kekerasan yang dialami korban sebelum akhirnya meninggal dunia. (*)






