Jemaah Haji Asal Candi Sidoarjo Wafat di Makkah, Miliki Riwayat Jantung

oleh -77 Dilihat
WhatsApp Image 2026 06 04 at 2.13.50 PM
Almarhumah Tarni Talikah Kastamun (Dok. Kementerian Haji dan Umrah Sidoarjo)

KabarBaik.co, Sidoarjo – Kabar duka datang dari Tanah Suci. Seorang jemaah haji asal Candi, Sidoarjo, dilaporkan meninggal dunia saat menjalani rangkaian ibadah haji di Makkah. Jemaah tersebut bernama Tarni Talikah Kastamun yang berusia 66 tahun.

Almarhumah mengembuskan napas terakhir pada 15 Mei 2026 di salah satu rumah sakit di Makkah, sebelum pelaksanaan puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

Plt Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Sidoarjo Eliana menjelaskan bahwa kondisi kesehatan Tarni sebenarnya telah menurun sejak masih berada di Madinah. Saat itu, almarhumah sempat menjalani perawatan di rumah sakit karena kondisi fisiknya melemah.

“Saat di Madinah memang kesehatannya sempat drop dan dirawat di rumah sakit. Setelah membaik, beliau diperbolehkan kembali ke hotel dengan pengawasan ketat dari tim kesehatan,” ujar Eliana, Kamis (4/6).

Setelah kondisinya dinyatakan membaik, Tarni mengikuti pergeseran jemaah menuju Makkah bersama rombongan kloternya. Namun setibanya di hotel tempat menginap, kondisi kesehatannya kembali menurun.

Menurut Eliana, saat beristirahat di hotel, Tarni diketahui sulit dibangunkan. Tim kesehatan yang melakukan pemeriksaan menemukan denyut nadi dan tekanan darahnya berada dalam kondisi sangat rendah sehingga langsung dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

“Ketika diperiksa, tekanan darah dan nadinya sangat rendah. Karena itu tim kesehatan segera merujuk beliau ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis,” ungkapnya.

Meski telah mendapatkan perawatan intensif, kondisi fisik Tarni terus menurun hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit.

Berdasarkan riwayat obat-obatan pribadi yang dibawa dari Indonesia, almarhumah diketahui memiliki indikasi riwayat penyakit jantung yang diduga turut memengaruhi kondisi kesehatannya selama menjalankan ibadah haji.

Sementara itu, secara umum kondisi jemaah haji asal Kabupaten Sidoarjo lainnya dilaporkan dalam keadaan baik. Eliana menyebut, sejumlah jemaah memang mengalami kelelahan pasca pelaksanaan Armuzna, terutama jemaah lanjut usia.

“Mayoritas jemaah dalam kondisi sehat. Ada yang mengalami kelelahan dan gejala anemia ringan karena faktor usia dan aktivitas ibadah yang cukup padat, tetapi terus kami pantau bersama tim kesehatan,” katanya.

Saat ini tercatat masih ada satu jemaah asal Sidoarjo yang menjalani perawatan di Rumah Sakit Jeddah. Namun kondisinya dilaporkan terus membaik dan berada dalam pengawasan tenaga medis.

Di sisi lain, jemaah yang tergabung dalam Kloter 20 dijadwalkan mulai kembali ke Indonesia pada Jumat (5/6). Sebanyak 39 jemaah dalam kloter tersebut dipastikan dalam kondisi sehat dan siap dipulangkan ke tanah air.

Eliana berharap seluruh jemaah asal Sidoarjo yang masih berada di Tanah Suci senantiasa diberikan kesehatan dan keselamatan hingga dapat kembali berkumpul dengan keluarga di kampung halaman.

“Kami mohon doa dari masyarakat Sidoarjo agar seluruh jemaah yang masih berada di Tanah Suci diberikan kelancaran ibadah, kesehatan, dan keselamatan sampai kembali ke tanah air,” pungkasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Achmad Adi Nurcahya
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.