Usai Libur Sekolah, Siswa SMA Progresif Bumi Shalawat Sidoarjo Jalani Tes Urine Cegah Narkoba

oleh -137 Dilihat
Para siswa SMA Bumi Shalawat saat mengantre tes urine. (Foto: Achmad Adi Nurcahya)
Para siswa SMA Bumi Shalawat saat mengantre tes urine. (Foto: Achmad Adi Nurcahya)

KabarBaik.co, Sidoarjo – Komitmen menciptakan lingkungan pendidikan yang bebas dari penyalahgunaan narkotika terus diperkuat SMA Progresif Bumi Shalawat, Sidoarjo. Setiap usai libur sekolah maupun libur pondok, para siswa menjalani tes urine sebagai langkah deteksi dini sekaligus pembekalan tentang bahaya narkoba.

Pada hari pertama masuk sekolah usai liburan, sebanyak 95 siswa putra mengikuti tes urine di ruang laboratorium sekolah Senin (20/7). Kegiatan tersebut dilaksanakan bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Sidoarjo.

Dalam pelaksanaannya, BNN Kabupaten Sidoarjo menerjunkan lima personel. Satu petugas memberikan sosialisasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika, sedangkan empat petugas lainnya melakukan pemeriksaan urine kepada para siswa.

Sebelum pemeriksaan dimulai, seluruh peserta mendapat edukasi mengenai jenis-jenis narkotika, dampak penyalahgunaan zat adiktif, hingga pentingnya menjaga diri dari pergaulan yang berisiko.

Wakil Kesiswaan SMA Progresif Bumi Shalawat Isma Dwi Andani, mengatakan tes urine telah menjadi agenda rutin sekolah sejak 2020 sebagai bagian dari upaya preventif menjaga para santri dari penyalahgunaan narkoba.

“Setiap selesai liburan, baik liburan semester ganjil, semester genap maupun libur Hari Raya, pada hari pertama mereka masuk pondok pesantren kembali akan diadakan tes oleh BNN. Sebelumnya mereka diedukasi terlebih dahulu, setelah itu tes urine dan hasilnya dijelaskan oleh BNN,” ujar Isma pada KabarBaik.co.

Menurutnya, edukasi menjadi tahapan paling penting sebelum pemeriksaan dilakukan karena para siswa berada pada usia remaja yang rentan terhadap berbagai pengaruh negatif dari lingkungan luar.

Ia menjelaskan, pemeriksaan dilakukan setelah masa libur karena selama berada di rumah para siswa berinteraksi dengan masyarakat maupun teman-teman di luar lingkungan pesantren.

“Anak-anak ini selama liburan keluar dari pondok, bertemu teman-teman di luar, sehingga perlu ada pemeriksaan ketika mereka masuk lagi ke sini. Kami juga melihat angka penyalahgunaan narkoba maupun HIV yang sedang tinggi, sehingga ini menjadi langkah antisipasi,” katanya.

Program tersebut menyasar seluruh siswa kelas XI dan XII. Isma menuturkan, pada awal pelaksanaannya tahun 2020 tes urine hanya dilakukan kepada perwakilan siswa. Namun setiap tahun jumlah peserta terus ditingkatkan agar pengawasannya lebih menyeluruh.

“Kalau awal tahun 2020 hanya perwakilan beberapa kelas saja. Tetapi setiap tahunnya kami tingkatkan jumlah siswa yang diperiksa agar pemeriksaannya lebih menyeluruh,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Tim Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) BNN Kabupaten Sidoarjo Widya, mengapresiasi langkah SMA Progresif Bumi Shalawat yang secara konsisten melakukan tes urine usai masa libur.

“Sebenarnya bagus ya, ini langkah yang saya rasa sangat preventif. Apalagi mereka baru selesai libur panjang dan memasuki tahun ajaran baru. Salah satu langkah yang bisa dilakukan sekolah untuk melindungi anak-anaknya adalah dengan tes urine. Harapannya tentu semuanya negatif, dan sampai sekarang hasilnya memang negatif,” ujar Widya.

Menurutnya, kegiatan tersebut layak menjadi contoh bagi sekolah lain karena merupakan bentuk nyata tanggung jawab sekolah dalam melindungi peserta didiknya dari ancaman penyalahgunaan narkoba.

“Ini patut ditiru sekolah lain. Apalagi ini pondok pesantren yang memiliki tanggung jawab kepada orang tua untuk menjaga para santri. Kami dari BNN Kabupaten Sidoarjo sangat mengapresiasi kegiatan ini dan berharap sekolah-sekolah lain juga aktif melakukan tes urine kepada siswanya sebagai langkah pencegahan,” ungkapnya.

Widya menambahkan, hasil pemeriksaan seluruh siswa yang mengikuti tes kali ini menunjukkan hasil negatif. Ia berharap kondisi tersebut dapat terus dipertahankan sehingga para pelajar memiliki daya tangkal, daya tolak, dan daya cegah terhadap penyalahgunaan narkotika.

“Harapan saya untuk SMA Progresif Bumi Shalawat, hasilnya selalu negatif. Anak-anaknya memiliki daya tangkal, daya tolak, dan daya cegah terhadap penyalahgunaan narkoba. Sejauh ini hasilnya negatif semua,” pungkasnya.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Achmad Adi Nurcahya
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.