Sekolah di Pesisir Jabon Nyaris Ambruk, Wabup Sidoarjo Pastikan Rehabilitasi dan MBG

oleh -114 Dilihat
Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana saat sidak ke SDN IV Jabon. (Foto: Achmad Adi Nurcahya)
Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana saat sidak ke SDN Kupang IV Jabon. (Foto: Achmad Adi Nurcahya)

KabarBaik.co, Sidoarjo – Nasib SDN Kupang IV Jabon yang selama ini bertahan dengan bangunan lapuk akhirnya mendapat perhatian serius Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo. Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo Mimik Idayana turun langsung meninjau sekolah tersebut, Senin (20/7), sekaligus memastikan rehabilitasi bangunan dan percepatan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Setibanya di lokasi, Wabup Mimik mendapati sebagian besar ruang belajar sudah tidak layak ditempati. Dari empat ruang kelas yang ada, tiga di antaranya mengalami kerusakan berat sehingga membutuhkan penanganan secepatnya.

Kondisi bangunan terlihat memprihatinkan. Atap rusak, plafon berlubang, dinding kayu mulai keropos, lantai kayu lapuk, hingga meja dan kursi belajar yang sudah tidak lagi layak digunakan menjadi pemandangan sehari-hari di sekolah tersebut.

“Hari ini saya sidak di SDN Kupang IV Jabon, di mana saya melihat secara langsung memang kondisinya sangat memprihatinkan dan perlu perhatian dari Pemerintah Daerah (Pemda),” ujar Mimik.

Menurutnya, seluruh fasilitas sekolah memang memerlukan pembenahan. Namun, ruang kelas yang mengalami kerusakan paling parah harus menjadi prioritas agar proses belajar mengajar tetap aman bagi siswa.

“Semuanya harus dibenahi. Cuma di sini ada yang sudah diperbaiki tahun 2024 dan kondisinya masih agak layak. Empat kelas ini sangat-sangat memprihatinkan dan harus segera dibangun kembali,” tegasnya.

Mimik menambahkan, konsep pembangunan nantinya tidak bisa disamakan dengan sekolah di wilayah lain. Karakter kawasan pesisir yang memiliki kadar garam tinggi harus menjadi pertimbangan dalam menentukan material bangunan.

“Saya menginginkan direhab total, tetapi di sini airnya asin, sehingga kita harus menyesuaikan dengan kondisi di sini,” katanya.

Selain memastikan rehabilitasi, Mimik juga membawa kabar baik bagi para siswa. Ia memastikan SDN Kupang III dan SDN Kupang IV akan mulai menerima Program MBG pada akhir Juli setelah persoalan distribusi dari dapur SPPG berhasil dikoordinasikan.

“Tadi sudah saya komunikasikan. Insya Allah akhir bulan ini SDN Kupang III dan SDN Kupang IV sudah mendapatkan MBG. SPPG-nya siap mengirim ke sini,” ungkap Mimik.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo Netti Lastiningsih, mengatakan pemerintah akan lebih dahulu melakukan rehabilitasi sebelum revitalisasi total direalisasikan.

“Untuk revitalisasi kita belum tahu. Nanti akan dihitung kembali. Insya Allah 2027, sedangkan tahun 2026 ini ada untuk rehabilitasi terlebih dahulu,” ujarnya.

Dukungan juga datang dari Ketua Komisi D DPRD Sidoarjo Moch Dhamroni Chudlori. Menurutnya, SDN Kupang III dan SDN Kupang IV harus menjadi prioritas pembangunan karena berada di wilayah yang masuk kategori 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar).

“Harus prioritas, termasuk MBG-nya. Ini termasuk kategori 3T sehingga harus menjadi super prioritas. Bagaimanapun caranya harus sudah tersentuh program MBG,” katanya.

Ia menjelaskan penanganan awal telah disiapkan melalui anggaran sekitar Rp 286 juta. Meski demikian, pelaksanaan pekerjaan harus dilakukan secara terbuka mengingat tingginya biaya pengiriman material ke kawasan pesisir.

“Ada anggaran sekitar Rp 286 juta untuk penanganan awal sambil menunggu revitalisasi. Mobilisasi material ke sini pasti biayanya tinggi, bahkan bisa dua kali lipat. Karena itu Dikbud harus transparan kepada penyedia mengenai kondisi lapangan,” ujarnya.

Selain transparansi, pemilihan material juga dinilai menjadi faktor penting agar bangunan sekolah tidak cepat rusak akibat pengaruh air laut.

“Kita tidak mungkin membangun dengan material yang tidak sesuai karena daerah ini airnya asin. Material kayunya harus dipastikan berkualitas bagus, kalau tidak percuma, cepat rusak lagi,” tandasnya.

Saat ini SDN Kupang IV hanya dihuni 12 siswa dari kelas II hingga kelas VI dengan didampingi delapan guru SD dan dua guru TK. Sementara SDN Kupang 3 memiliki sekitar 70 siswa dan juga membutuhkan perbaikan pada bagian atap, dinding, serta pintu sekolah.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Achmad Adi Nurcahya
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.