Polisi Bongkar Makam Korban Pesta Miras Maut di Gresik, Keluarga Curiga Ada Luka Lebam

oleh -36 Dilihat
986c4c54 8cbe 4b7d 9c2a 6eefcec19e22 scaled
Proses pembongkaran makam atau ekshumasi korban pesta miras maut di TPU Desa Weru, Kecamatan Paciran Lamongan. (Foto: Ist)

KabarBaik.co – Satreskrim Polres Gresik terus mendalami kasus kematian seorang pemuda berinisial IB usai pesta minuman keras (Miras) di wilayah Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik. Polisi bahkan telah melakukan ekshumasi atau membongkar makam korban di TPU Desa Weru, Kecamatan Paciran, Lamongan.

Hal tersebut dibenarkan Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Aldhino Prima Wirdhan. Proses ekshumasi itu dilakukan pada 15 Agustus 2024 lalu. Langkah ini untuk mengungkap penyebab pasti kematian IB.

“Iya, jadi pelapor (keluarga korban, red) melaporkan kejadian setelah korban dimakamkan. Pada saat memandikan jenazah, pelapor curiga kondisi jenazah ada lebam di mukanya. Maka dari itu pelapor buat laporan di Polres Gresik,” beber Aldhino, Selasa (20/8).

Aldhino juga mengkonfirmasi bahwa IB terlebih dahulu menggelar pesta miras sebelum ditemukan tak bernyawa. Kendati demikian, pihaknya belum bisa memastikan penyebab pasti kematian pemuda tersebut.

“Setelah dilakukan penyelidikan bahwa benar sebelum meninggal korban pesta miras. Nah untuk menentukan penyebab kematiannya, penyidik harus melakukan ekshumasi karena korban sudah dimakamkan,” tandas alumnus Akpol 2015 tersebut.

Namun pihak kepolisian masih menunggu hasil autopsi jenazah korban. Apakah ditemukan luka pada tubuh IB atau ada indikasi lain yang menyebabkan korban meninggal dunia.

Seperti diberitakan, pesta miras di Desa Campurejo, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik berujung maut. Satu korban pemuda asal Kabupaten Lamongan meregang nyawa.

Kronologinya bermula saat korban keluar rumah pada Kamis (8/8) sekitar pukul 18.00 WIB. IB mengendarai sepeda motor keluar berboncengan dengan temannya Olvi Anwari alias Mat Topi.

Keduanya pergi ke wilayah Desa Telogosadang, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan. Di sana korban bersama temannya menenggak miras. Dalam pengaruh alkohol, IB dan Mat Topi menuju warung di Dusun Mulyorejo, Desa Dalegan, Kecamatan Panceng, Gresik.

Di warung tersebut, teman-teman Mat Topi dari Kecamatan Ujungpangkah, Gresik datang. Mereka nongkrong dan kembali menggelar pesta miras. Alhasil para pemuda itu pun mabuk.

Nah, saat itulah tiba-tiba terjadi cekcok antara korban dengan teman-teman Mat Topi. Namun, Mat Topi mengaku tidak mengetahui secara jelas apa yang terjadi lantaran kondisi mabuk akibat menenggak miras jenis tuwak.

“Saat ini masih kami lakukan penyelidikan lebih lanjut atas kasus kematian korban,” jelas AKP Aldhino. Ini dilakukan untuk menguak penyebab pasti kematian korban.

Hingga kini belum diketahui secara pasti apakah korban meninggal dunia murni akibat pengaruh miras, atau ada indikasi lain. Sebab sempat terjadi cekcok antara korban dengan teman pesta mirasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.