KabarBaik.co, Gresik – Aksi tawuran antarpelajar tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) nyaris terjadi di Kecamatan Karanggeneng, Kabupaten Lamongan. Beruntung, rencana bentrokan tersebut berhasil digagalkan aparat kepolisian setelah menerima laporan dari masyarakat.
Peristiwa itu disebut terjadi di jalan raya Desa Sumberwudi, Selasa (3/2) sore sekitar pukul 15.00 WIB. Warga melaporkan adanya dua kelompok pelajar dari sekolah berbeda yang berkumpul dan diduga hendak melakukan aksi kekerasan.
Menanggapi laporan tersebut, Kapolsek Karanggeneng Iptu Sofian Ali langsung turun ke lokasi bersama anggotanya. Polisi bergerak cepat untuk mengantisipasi agar situasi tidak berkembang menjadi tawuran terbuka yang berpotensi menimbulkan korban.
Saat tiba di lokasi, petugas mendapati dua kelompok pelajar yang tengah berkumpul. Polisi segera membubarkan kerumunan dan mengamankan para pelajar yang diduga terlibat. Total sebanyak 19 pelajar SMP diamankan dari tempat kejadian.
Langkah pengamanan dilakukan sebagai upaya pencegahan sekaligus perlindungan terhadap anak-anak yang terlibat agar tidak terjadi kekerasan lebih lanjut.
Selanjutnya, belasan pelajar tersebut diserahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Lamongan untuk menjalani proses pembinaan dan penanganan sesuai ketentuan yang berlaku.
Kasihumas Polres Lamongan Ipda M. Hamzaid mengatakan, pihak kepolisian masih mendalami motif serta latar belakang rencana tawuran tersebut.
“Penanganan dilakukan oleh Unit PPA dengan mengedepankan pendekatan perlindungan anak,” ujarnya, Rabu (4/2).
Ia juga mengingatkan pentingnya peran orang tua, sekolah, dan lingkungan sekitar dalam mengawasi aktivitas anak-anak agar kejadian serupa tidak kembali terjadi dan situasi kamtibmas tetap terjaga.(*)








