KabarBaik.co, Jombang – Polres Jombang terus mengintensifkan penyelidikan kasus penyerangan terhadap seorang debt collector yang terjadi di Dusun Kayen, Desa Kayangan, Diwek. Polisi memastikan identitas terduga pelaku telah dikantongi dan saat ini fokus pada upaya penangkapan.
Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Dimas Robin Alexander mengatakan penyidik sudah mengetahui identitas hingga lokasi tempat tinggal terduga pelaku. Namun, hingga kini pelaku belum berhasil diamankan.
“Kita sudah kantongi identitasnya, termasuk di mana dia tinggal,” kata Dimas kepada wartawan, Jumat (6/2).
Meski demikian, polisi masih mendalami motif penyerangan tersebut. Dimas menyebut belum bisa memastikan apakah aksi pembacokan itu berkaitan dengan pekerjaan korban sebagai debt collector atau dipicu persoalan pribadi.
“Dari hasil pemeriksaan sementara, korban belum bisa menjelaskan secara detail apakah ada masalah pribadi atau terkait pekerjaannya. Untuk sementara kami fokus mengejar pelaku,” jelasnya.
Polisi menduga terduga pelaku saat ini tidak berada di rumah. Menurut Dimas, secara psikologis pelaku kejahatan cenderung melarikan diri usai melakukan tindak pidana.
“Ya, pastinya secara psikologis setelah melakukan tindak pidana, pelakunya kabur,” tegasnya.
Polres Jombang memastikan proses penyelidikan akan terus dikembangkan hingga pelaku berhasil ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku.
Sebelumnya, peristiwa pembacokan menggegerkan warga Dusun Kayen Gang 2, Desa Kayangan, Kecamatan Diwek, Jombang, pada Senin (26/1/2026) siang.
Akibat kejadian itu, seorang pria mengalami luka serius dan harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Salah satu warga setempat, Yuli Fitriani, 41, mengatakan kejadian berlangsung secara tiba-tiba. Saat itu, ia tengah beristirahat siang bersama anaknya di rumah sebelum mendengar keributan di sekitar lokasi kejadian. (*)






