Polisi Pantau Stok LPG 3 Kg di Jombang, Warga Diminta Tak Panic Buying

oleh -115 Dilihat
WhatsApp Image 2026 04 11 at 1.30.38 PM
Polisi ketika memantau ketersediaan gas Elpiji 3 kg di pangkalan (Istimewa)

KabarBaik.co, Jombang— Polisi melakukan pemantauan intensif terhadap ketersediaan LPG 3 kg di sejumlah titik distribusi di Jombang. Langkah ini dilakukan menyusul keluhan warga yang mulai kesulitan mendapatkan gas bersubsidi dalam beberapa hari terakhir.

Kanit Tipiter Satreskrim Polres Jombang Ipda Heru Prasetyo mengatakan pihaknya turun langsung ke lapangan untuk memastikan kondisi distribusi, mulai dari SPBE, agen, hingga pangkalan resmi.

“Kami melakukan pemantauan karena ada laporan masyarakat terkait kesulitan mendapatkan LPG 3 kilogram,” ujar Heru dalam keterangannya, Sabtu (11/4).

Dari hasil pengecekan, polisi menemukan bahwa lonjakan kebutuhan masyarakat menjadi salah satu penyebab terbatasnya stok, khususnya di tingkat pengecer. Selain itu, distribusi dari Depo Pertamina di Surabaya disebut mengalami kendala.

“Kondisi ini dipengaruhi tingginya permintaan, ditambah hambatan distribusi dari depo, sehingga pasokan tidak berjalan optimal,” kata dia.

Keterbatasan stok tersebut berdampak pada kenaikan harga di tingkat ritel. Meski begitu, Heru memastikan distribusi di pangkalan resmi masih berjalan normal sesuai ketentuan.

“Kalau permintaan naik sementara pasokan tetap, pasti terjadi kekurangan di pengecer. Namun di pangkalan resmi, distribusi masih normal,” ujarnya.

Sementara itu, Admin Lapangan Operasional SPBE Farid Hanafi mengatakan proses pengisian tabung LPG tetap berlangsung setiap hari. Ia mengakui adanya keterlambatan pasokan, tetapi pihaknya berupaya agar distribusi tidak terhenti.

“Memang ada keterlambatan pengiriman, tapi kami tetap memaksimalkan stok yang ada agar penyaluran tidak terputus,” kata Farid.

Ia menambahkan SPBE memiliki kapasitas penyimpanan yang cukup untuk melayani sejumlah agen di wilayah Jombang dan sekitarnya. Distribusi pun dilakukan secara bertahap.

“Setiap agen rata-rata mendapat satu truk berisi sekitar 560 tabung per hari. Jadi distribusi tetap berjalan meski belum sepenuhnya lancar,” ujarnya.

Polres Jombang mengimbau masyarakat tetap tenang dan membeli LPG sesuai kebutuhan. Warga juga diminta tidak melakukan pembelian berlebihan agar kondisi distribusi tidak semakin terganggu. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Teguh Setiawan
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.