Polisi Tekankan Penggunaan Jalur Alternatif ke Pantai Selatan Malang Saat Libur Lebaran 

oleh -34 Dilihat
IMG 20260319 WA0015
Salah satu destinasi pantai di wilayah Kabupaten Malang bagian selatan. (Foto: P. Priyono)

KabarBaik.co, Malang – Kepolisian menekankan pentingnya penggunaan jalur alternatif bagi masyarakat yang hendak berwisata ke kawasan pantai selatan Kabupaten Malang selama libur Lebaran. Langkah ini diambil menyusul adanya perbaikan pada akses utama menuju destinasi wisata tersebut.

Kepala Unit Keamanan dan Keselamatan Satuan Lalu Lintas Polres Malang, Umar Kiswoyo mengatakan, jalur alternatif menjadi opsi utama yang disarankan guna menghindari kemacetan dan memastikan kelancaran perjalanan wisatawan. “Kami mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan jalur alternatif yang telah disiapkan, agar perjalanan menuju kawasan pantai selatan tetap lancar selama libur Lebaran,” ujarnya, Kamis (19/3).

Adapun sejumlah rute alternatif yang dapat dilalui pengendara di antaranya melalui wilayah Pagak, Kalipare, Donomulyo, hingga Turen. Penggunaan jalur alternatif ini dinilai krusial lantaran akses utama menuju pantai selatan melalui wilayah Srigonco masih dalam tahap perbaikan. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan kepadatan kendaraan jika tetap dipaksakan dilalui wisatawan.

Umar menegaskan, masyarakat diharapkan menjadikan jalur alternatif sebagai pilihan utama, bukan sekadar opsi tambahan, demi menjaga kenyamanan dan keselamatan selama perjalanan. “Jalur alternatif ini bukan hanya untuk mengurai kemacetan, tetapi juga untuk memastikan perjalanan wisata masyarakat tetap aman dan nyaman,” tegasnya.

Selain fokus pada jalur menuju pantai selatan, kepolisian juga meningkatkan pengawasan di jalur wisata menuju kawasan Gunung Bromo melalui wilayah Kabupaten Malang. Penguatan pengamanan dilakukan dengan penambahan rambu lalu lintas, papan petunjuk arah, serta papan imbauan terkait kondisi jalan.

Pengendara juga diingatkan untuk tetap mematuhi aturan, termasuk kewajiban menggunakan jeep wisata saat memasuki kawasan yang dikelola Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Menurut Umar, jalur menuju Bromo memiliki karakteristik medan yang cukup ekstrem, seperti tanjakan curam, tikungan tajam, dan ruas jalan sempit, khususnya pada rute Tumpang menuju Gubugklakah.

Sebagai bentuk pelayanan kepada wisatawan, kepolisian juga telah mendirikan pos pengamanan di kawasan Gubugklakah yang dapat dimanfaatkan sebagai tempat beristirahat. “Kami mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati dan mematuhi arahan petugas di lapangan, terutama saat menggunakan jalur alternatif,” pungkasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: P. Priyono
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.