Polres Batu Tegaskan Bus Wisata Tak Laik Jalan Dilarang Beroperasi Selama Nataru

oleh -228 Dilihat
Kasat Lantas Polres Batu, AKP Kevin Ibrahim melakukan ramp check bus wisata. (Foto: P. Priyono)

KabarBaik.co – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Batu menggelar inspeksi mendadak (ramp check) terhadap armada bus pariwisata dan travel di kawasan wisata Jatim Park 1, Kota Batu, Rabu (24/12). Kegiatan ini ditegaskan sebagai langkah serius kepolisian dalam menjamin keselamatan wisatawan selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Kasat Lantas Polres Batu, AKP Kevin Ibrahim menegaskan bahwa tidak ada toleransi bagi kendaraan angkutan wisata yang tidak memenuhi standar keselamatan. Bus pariwisata yang dinilai tidak laik jalan dipastikan tidak akan diizinkan beroperasi sebelum dilakukan perbaikan.

“Keselamatan penumpang adalah prioritas utama. Kami tegaskan, kendaraan yang tidak memenuhi standar kelaikan jalan tidak boleh beroperasi. Ini bukan sekadar imbauan, tetapi komitmen kami selama libur Nataru,” tegas AKP Kevin Ibrahim di sela kegiatan.

Ramp check tersebut dipimpin langsung oleh AKP Kevin Ibrahim, didampingi Kanit Turjawali Ipda Gema Indra Winaryan, serta Kanit Kamsel Aiptu Nurhadi. Pemeriksaan melibatkan tim gabungan dari Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur, Dishub Kota Batu, serta Jasa Raharja.

Petugas melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi teknis kendaraan, meliputi sistem pengereman, kondisi ban, lampu penerangan, pintu darurat, hingga ketersediaan alat keselamatan penumpang. Selain itu, kelengkapan administrasi kendaraan dan pengemudi seperti SIM, STNK, dan Kartu Pengawasan (KPS) turut menjadi perhatian.

Dari total 16 unit bus pariwisata yang diperiksa, sebanyak 7 bus dinyatakan laik jalan dan 9 bus laik jalan dengan catatan. Meski tidak ditemukan bus yang tidak laik jalan, petugas mencatat sejumlah pelanggaran dan kekurangan yang wajib segera diperbaiki.

Beberapa temuan tersebut antara lain KPS mati atau tidak tersedia, kondisi ban yang tidak laik, kelebihan kapasitas penumpang (over seat), pintu darurat tidak berfungsi, tidak tersedianya sabuk pengaman penumpang, hingga alat pemadam api ringan (APAR) yang telah kedaluwarsa.

Kevin menegaskan, seluruh catatan tersebut harus segera ditindaklanjuti oleh pengelola dan pengemudi sebelum kendaraan kembali membawa wisatawan. “Kami tidak ingin mengambil risiko. Setiap kekurangan harus diperbaiki. Jika masih ditemukan pelanggaran, kami tidak segan mengambil tindakan sesuai aturan,” ujarnya.

Sementara itu, Kanit Kamsel Satlantas Polres Batu Aiptu Nurhadi menambahkan bahwa ramp check merupakan upaya preventif untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas, khususnya di kawasan wisata yang padat selama Nataru. “Kami juga mengingatkan para pengemudi agar tidak memaksakan diri saat lelah dan selalu mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama,” tandasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: P. Priyono
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.