Polres Gresik Gelar Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2025, Ini Sasarannya

oleh -311 Dilihat
2ba028b9 4cfc 4918 8d4c ff244389e98d
Kasat Reskoba Polres Gresik AKP Ahmad Yani. (Foto: Ist)

KabarBaik.co – Selama 12 hari ke depan, Polres Gresik menggelar Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2025. Operasi ini bertujuan untuk menekan tingginya angka peredaran narkoba di Jawa Timur, khususnya wilayah Kota Pudak.

Angka peredaran narkoba di Jawa Timur masih berada pada level yang mengkhawatirkan. Berdasarkan data survei tahun 2023–2024, tercatat 5.563 kasus penyalahgunaan narkoba. Dari jumlah tersebut, Kabupaten Gresik menyumbang 150 kasus, menjadi sinyal alarm serius.

Polres Gresik bersama jajarannya kini menggelar Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2025, sebuah operasi kepolisian kewilayahan yang mengedepankan penegakan hukum dengan dukungan kegiatan intelijen dan penindakan.

Operasi ini berlangsung mulai tanggal 30 Agustus hingga 10 September 2025 dengan target menyasar pengedar, pengguna, hingga jaringan sindikat narkoba.

Saat paparan Kasat Reskoba Polres Gresik AKP Ahmad Yani mewakili Kapolres AKBP Rovan Richard Mahenu menyebutkan peredaran narkoba di Gresik kerap memanfaatkan jalur pelabuhan resmi, pelabuhan rakyat/tradisional, serta jasa pengiriman barang. Bahkan, kawasan Kepulauan Bawean disebut sebagai salah satu pintu masuk yang rawan.

Barang terlarang seperti sabu-sabu, ganja, pil koplo, hingga minuman keras menjadi target utama operasi.

“Kami melakukan beberapa langkah strategis, Deteksi dini dan penyelidikan melalui observasi, undercover, dan surveillance terhadap lokasi rawan. Razia dan sweeping terhadap orang yang diduga sebagai pengedar maupun pengguna narkoba. Control delivery untuk memutus jaringan distribusi. Pembinaan masyarakat melalui penyuluhan dan pesan kamtibmas terkait bahaya narkoba,” bebernya.

Data sebaran kasus narkoba di Gresik menunjukkan konsentrasi terbesar berada di wilayah Driyorejo (15 kasus), Manyar (13 kasus), Kebomas (12 kasus), serta Gresik Kota (10 kasus). Polres menegaskan akan memperketat pengawasan di titik-titik rawan, termasuk wilayah perairan.

AKP Yani menegaskan operasi ini tidak hanya menargetkan pengedar dan pengguna, tetapi juga residivis, jaringan sindikat, hingga kemungkinan adanya backing dari oknum aparat.

“Kami berkomitmen memutus mata rantai peredaran narkoba, dari kota hingga pelosok desa,” tegasnya.

Dengan operasi terpadu ini, Polres Gresik berharap tren negatif kasus narkoba dapat ditekan, sekaligus melindungi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkotika.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.