KabarBaik.co – Di Ruang Rupatama Polres Nganjuk, suasana terasa penuh kesungguhan saat tangan-tangan para pejabat menandatangani sehelai kertas yang menjadi simbol janji mengelola uang rakyat dengan penuh tanggung jawab.
Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan tidak hanya memimpin Sosialisasi DIPA RKA-K/L Tahun Anggaran 2026, tetapi juga mengingatkan bahwa pengelolaan keuangan bukan sekadar urusan administrasi, melainkan tentang menjaga kepercayaan yang diberikan masyarakat kepada Polri.
“Anggaran memang mengalami penyesuaian, tetapi itu bukan alasan untuk mengurangi kualitas pelayanan, setiap bagian, satuan, dan seksi harus memastikan bahwa pengeluaran yang diambil dapat dipertanggungjawabkan, dan manfaatnya bisa dirasakan oleh orang banyak,” ujar Suria, Sabtu (24/1)
Sebelum Pakta Integritas ditandatangani, seluruh peserta yang terdiri dari Wakapolres Kompol Andria Diana Putra, para pejabat utama, dan Kapolsek jajaran mengikuti sosialisasi yang mendalam tentang perencanaan dan penggunaan anggaran TA 2026.
Tidak hanya menjelaskan angka dan alokasi, sosialisasi ini juga menyoroti pentingnya setiap rupiah anggaran negara harus memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat.
Para pejabat yang mengelola anggaran di masing-masing unit mendapatkan pemahaman tentang bagaimana melakukan pelaporan yang transparan dan menghindari praktik yang dapat merusak integritas institusi.
Bahkan, setiap pimpinan satuan diminta untuk secara terbuka menjelaskan alokasi anggaran kepada seluruh anggotanya, langkah itu diharapkan dapat menghilangkan kesalahpahaman dan membangun kepercayaan internal.
Saat lembaran Pakta Integritas ditanda tangani secara otomatis para pejabat menyatakan komitmen untuk bersikap jujur, objektif, dan akuntabel; menghindari konflik kepentingan; serta siap menerima konsekuensi jika melanggar ketentuan yang telah disepakati.
Kegiatan ini bukan hanya untuk memenuhi kewajiban administratif, tetapi sebagai bentuk komitmen Polres Nganjuk untuk terus membangun hubungan yang baik dengan masyarakat. Dengan mengelola anggaran secara efektif dan transparan, Polri diharapkan dapat lebih fokus pada tugas utama yaitu melindungi dan melayani masyarakat.
“Masyarakat bisa melihat bahwa kita bisa mengelola anggaran dengan baik, mereka akan lebih percaya bahwa kita juga bisa melindungi keamanan dan ketertiban dengan baik, Itulah mengapa integritas dalam pengelolaan keuangan adalah dasar dari semua yang kita lakukan,” paparnya
Dengan sosialisasi dan penandatanganan Pakta Integritas ini, Polres Nganjuk menunjukkan siap untuk menjadi bagian dari perubahan menuju tata kelola keuangan yang lebih baik. Setiap langkah dalam pengelolaan anggaran akan dilakukan dengan penuh kesadaran bahwa uang yang dikelola adalah hasil jerih payah rakyat.
“Kita tidak hanya mengelola anggaran, kita mengelola kepercayaan. Dan kepercayaan itu tidak bisa dibeli dengan uang, harus diraih melalui tindakan yang konsisten, transparan, dan penuh integritas,” pungkasnya. (*)







