KabarBaik.co – Warga Jatim tampaknya masih harus akrab dengan langit kelabu. Prakiraan cuaca BMKG Juanda menunjukkan, Rabu (14/1), sebagian besar wilayah Jatim akan diselimuti awan sejak pagi hingga malam hari.
Sejak pagi, cuaca berawan sudah tampak merata di hampir seluruh kabupaten dan kota. Namun, suasana berubah saat siang menjelang. Sejumlah daerah mulai berpotensi diguyur hujan ringan yang datang silih berganti, terutama di wilayah daratan seperti Bojonegoro, Jombang, Kediri, Nganjuk, Madiun, Ngawi, Magetan, hingga Mojokerto dan Sidoarjo.
Wilayah Malang Raya tak luput dari pengaruh cuaca basah. Kota Malang dan Kota Batu diprakirakan mengalami hujan ringan cukup lama, bahkan disertai udara kabur pada sore hari. Kondisi ini berpotensi mengganggu jarak pandang, khususnya di kawasan perbukitan.
Sementara itu, warga di kawasan Tapal Kuda patut meningkatkan kewaspadaan. Di Kota Pasuruan dan Probolinggo, BMKG Juanda memprakirakan hujan dapat disertai petir pada siang hingga sore hari.
Untuk daerah pesisir dan kepulauan Madura, seperti Bangkalan, Sampang, Pamekasan, hingga Sumenep, cuaca cenderung berawan. Meski demikian, hujan ringan tetap berpeluang turun pada jam-jam tertentu. Di Surabaya dan sekitarnya, hujan ringan diprakirakan terjadi pada siang hari sebelum cuaca kembali berawan hingga malam.
Dari sisi suhu, Jawa Timur berada di kisaran 17 hingga 30 derajat Celsius, dengan kelembapan udara yang cukup tinggi, mencapai 65 hingga 99 persen. Angin umumnya bertiup dari arah barat dengan kecepatan bervariasi, dan di beberapa wilayah pesisir tercatat cukup kencang.
BMKG Juanda mengimbau masyarakat untuk tidak lengah. Perubahan cuaca yang cepat, terutama hujan disertai petir, dapat terjadi sewaktu-waktu. Warga diminta menyesuaikan aktivitas harian dan tetap memantau informasi cuaca terbaru. (*)







