Prediksi Persebaya vs Persijap: Ujian Akhir Tahun Green Force Jelang Perubahan Besar

oleh -933 Dilihat
KABAR BAIK PERSEBAYA

KabarBaik.co – Minggu (28/12) besok, pukul 15.30 WIB, Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) akan menjadi panggung penentu bagi Persebaya Surabaya. Green Force bakal menjamu Persijap Jepara dalam laga pekan ke-15 BRI Super League 2025/2026. Duel kandang ini menjadi laga terakhir jelang tutup tahun, sekaligus menjadi pertandingan pamungkas sebelum Bernardo Tavares resmi menjadi arsitek tim mulai tahun depan.

Persebaya kini berada di posisi ke-9 klasemen dengan 19 poin dari 14 laga (4 menang, 7 seri, 3 kalah). Tren tujuh seri musim ini, termasuk lima kali remis beruntun terakhir, sudah membuat suporter gelisah. Pertanyaan besar pun menggantung. Akankah Green Force akhirnya mengakhiri kutukan remis di laga penutup tahun 2025, atau justru memperpanjang tren negatif yang bikin mereka terjebak di papan tengah? Atau bahkan harus takluk?

Saat ini, Persebaya masih ditangani pelatih interim Uston Nawawi, setelah pelatih kepala Eduardo Perez dipecat di tengah kompetisi buntut rekor jarang meraup poin penuh. Kabar yang berkembang, Tavares, baru memulai debutnya pada 10 Januari 2026 ketika melawan Malut United).

Melawan Persijap Jepara nanti, line-up prediksi formasi 4-2-3-1. Ernando Ari; Arief Catur Pamungkas, Rachmat Irianto, Bruno Moreira, Koko Ari Araya, Toni Firmansyah, Milos Raickovic; Paulo Gali Freitas, Francisco Rivera, Malik Risaldi, Mihailo Perovic. Duo Perovic-Rivera tampaknya bakal menjadi andalan di lini serang. Sejatinya, di pertahanan sudah relatif solid. Masalah utama, kurang klinis dalam memanfaatkan peluang, masih sering lengah, dan terlalu bergantung pada kreativitas individu.

Pada laga terbaru kontra Borneo FC Samarinda (20/12) yang berakhir 2-2, setidaknya dapat menjadi contoh nyata. Tanpa Rivera dan Bruno Moreira karena akumulasi karti, Persebaya terasa tampil lebih direct dan pragmatis. Mengandalkan serangan balik cepat, umpan silang, dan bola mati. Gol penyama kedudukan dari Gali Freitas (24′) dan Malik Risaldi (89′) lewat tendangan kaki kanan dari bola liar dan umpan silang, bukan hasil build-up yang rumit.

Borneo unggul lebih dulu via Juan Villa (22′) dan gol bunuh diri (70′). Sebagian pengamat justru menilai penampilan tanpa Bruno-Rivera itu lebih efisien dan intens, dengan lini tengah lebih disiplin defensif. Pelajaran ini bisa jadi kunci bahwa laga lawan Persijap, dengan Rivera dan Bruno kemungkinan kembali, Persebaya bisa menggabungkan directness itu dengan kreativitas mereka untuk memecah pertahanan Persijap.

Di kubu Persijap Jepara, tim promosi yang masih terpuruk di posisi ke-17 dengan 9 poin (2 menang, 3 seri, 9 kalah), sedang dalam kurang baik. Delapan kekalahan dari 10 laga terakhir menunjukkan pertahanan mereka rapuh. Kemungkinan pelatih Divaldo Alves bakal main defensif ketat dengan mengandalkan counter-attack. Namun, sejarah pertemuan panas, termasuk insiden tendangan horor Wahyudi Hamisi pada Maret 2024, bisa menambah ketegangan.

Di GBT, dukungan Bonek sebagai “pemain ke-12” tentu teap menjadi keuntungan besar bagi Green Force. Jika Persebaya menang, tambahan 3 poin akan membawa ke 22 poin dan berpotensi merangsek ke posisi 6-8, mendekati PSM Makassar (19 poin) atau Persita, yang tentu juga bergantung hasil laga lain. Yang pasti, kemenangan juga akan jadi modal manis menutup tahun 2025 sebelum era Tavares dimulai.

Baca Juga: Pawang Naga Bernardo Tavares Telah Tiba: Awal Era Baru Green Force Persebaya

Prediksi: Persebaya menang tipis 2-1 atau 2-0. Green Force berpeluang mengakhiri kutukan remis jika sukses menggabungkan performa directness dengan kreativitas. Ketajaman Rivera, Bruno, dan Perovic serta pelajaran berharga dari laga Borneo yang membuat Bajol Ijo lebih direct dan efektif. Jika terus buntu, bisa memainkan kembali Diego Mauricio. Meski demikian, jika Persijap Jepara nanti bermain superdisiplin dan memanfaatkan kelengahan, skor akhir 1-1 tetap berpeluang besar. Dan, tren seri pun bakal berlanjut.

Yang jelas, laga Persebaya vs Persijap bakal jadi pesta akhir tahun! Saksikan live di Indosiar atau Vidio, dan siap-siap Bonek bergemuruh: “Kami Haus Kabar Baik! Akhiri kutukan remis, Green Force!” (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Supardi


No More Posts Available.

No more pages to load.