​Presiden Dijadwalkan Hadiri Puncak Satu Abad NU di Malang

oleh -185 Dilihat
IMG 20260124 WA0028

KabarBaik.co – Peringatan momentum bersejarah 100 Tahun atau Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) Kalender Masehi, akan mencapai puncaknya di Stadion Gajayana, Malang, pada 7-8 Februari. Presiden RI Prabowo Subianto dijadwalkan hadir langsung dalam acara bertajuk Mujahadah Kubro tersebut, yang diprediksi akan menjadi lautan manusia.

​Kabar kehadiran Presiden ini ditegaskan oleh Ketua Pelaksana Mujahadah Kubro, Wahyu Hidayat. “Informasi dari PWNU Jatim, Bapak Presiden dijadwalkan hadir. Kami terus mematangkan persiapan tempat transit dan drop zone di sekolah-sekolah serta fasilitas TNI agar penyambutan tamu negara dan jamaah berjalan lancar,” ujarnya.

Sebagai pembuka rangkaian menuju puncak acara, PWNU Jatim menggerakkan energi spiritual melalui Ziarah Muassis (pendiri) secara serentak di 10 zona se-Jawa Timur pada Sabtu (24/1). Gerakan ziarah ini menyasar makam para perintis dan penggerak NU di tingkat kabupaten/kota.

​Wakil Rais Syuriah PWNU Jatim, Prof Dr KH Ali Maschan Moesa, menjelaskan bahwa ziarah dilakukan serentak mulai dari Surabaya, Bangkalan, Gresik, Nganjuk, Malang, Pasuruan, Kediri, Probolinggo, Jember, hingga Situbondo.

“Di Surabaya, kami berziarah ke Makam Tembok, mendoakan para muassis seperti KH Ridlwan Abdullah (pencipta lambang NU), KH Abdullah Ubaid (pendiri GP Ansor), hingga KH Wahab Turcham. Ini adalah bentuk penghormatan sebelum kita semua berkumpul di Jombang dan Malang,” kata Ali Maschan.

100 Posko Siap Sambut 75 Ribu Jamaah

​Menindaklanjuti rencana kehadiran Presiden dan ribuan warga Nahdliyin, PCNU Kota Malang sebagai shohibul wilayah telah menyatakan kesiapan total. Ketua Panlok Harlah Satu Abad NU Kota Malang, H. Edy Hayatullah, mengungkapkan telah menyiapkan 100 posko layanan strategis.

“Kami siapkan 100 posko untuk menyambut sekitar 75.000 jamaah. Rinciannya, 40.000 jamaah dari 43 PCNU se-Jatim, serta 35.000 jamaah dari wilayah Malang Raya (Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu),” ungkap pengasuh Ponpes Al Hikam tersebut dalam rakor di Malang (23/1).

​Untuk menjaga ketertiban, PCNU Kota Malang mengerahkan unsur pengamanan dari Banser dan Pagar Nusa yang berkoordinasi erat dengan TNI-Polri. Sinergisitas ini diharapkan dapat memastikan kenyamanan jamaah yang datang dari berbagai penjuru Jawa Timur.

Pesan Perjuangan dan Sinergi Ulama-Umara

​Peringatan Satu Abad ini tidak hanya sekadar seremonial. Di sela ziarah, Wakil Sekretaris PWNU Jatim, HM Taufik Mukti, mengingatkan wasiat legendaris KH Ridwan Abdullah: “Jangan takut tidak makan kalau berjuang mengurus NU…”. Pesan ini menjadi pelecut semangat ribuan panitia yang sedang bekerja di lapangan.

​Ketua Steering Committee Panlok, Prof Dr Agus Maimun, menambahkan bahwa suksesnya acara ini merupakan buah sinergi ulama dan umara yang luar biasa di Jawa Timur. “Dukungan Pemkot Malang dan Pemprov Jatim sangat luar biasa. Ini membuktikan bahwa peran NU dalam bidang sosial, kebangsaan, dan keagamaan sangat diakui,” katanya.

​Selain Mujahadah Kubro, rangkaian Satu Abad NU juga disemarakkan dengan NUConomic di Blitar, GenZINU Bootcamp di Surabaya, hingga pengobatan gratis serentak di seluruh wilayah Jawa Timur. (*)

 

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Supardi


No More Posts Available.

No more pages to load.