KabarBaik.co – Seorang pria tanpa identitas harus meregang nyawa usai tertabrak kereta api di perlintasan sebidang tanpa palang pintu yang berada di Dusun Patoman, Desa Keboharan, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo, Minggu (21/7).
Kerasnya benturan juga mengakibatkan motor yang dikendarai korban ikut hancur.
Kapolsek Krian Kompol Daky Dzul Qornain menuturkan bahwa peristiwa maut ini terjadi sekitar pukul 09.00 WIB pagi.
“Kami dapat laporan kemudian anggota piket Unit Reskrim ke lokasi bersama ambulans,” ujarnya.
Dari olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), Daky menjelaskan saat kejadian korban mengendarai motor matic nopol W-5752-FJ tengah melintas dari utara menuju selatan.
Namun nahas saat melewati perlintasan tanpa palang pintu, diduga korban tak hati-hati dengan menengok kanan-kiri di saat yang bersamaan juga melintas Kereta Api Argo Semeru relasi Surabaya Gubeng-Jakarta.
“Korban pun tertabrak kereta,” lanjutnya.
Sambaran kereta itu membuat korban terpental sejauh 10 meter ke arat barat. Ia tergeletak di jalur kereta sisi utara dengan kondisi tak bernyawa. Sedangkan kendaraan korban juga ikut hancur.
Atas kejadian tersebut, Masinis KA Argo Semeru lantas membuat laporan ke petugas di Stasiun Krian yang kemudian diteruskan ke anggota Polsek Krian.
Saat diperiksa, korban mengalami luka terbuka di bagian kepala yang diduga menjadi penyebab meninggalnya korban. Di tubuh korban hanya ada STNK atas nama Abdul Munip dengan alamat Desa Mojosarirejo, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik.
“Tapi KTP atau SIM tidak ada, korban usia sekitar 20 tahunan,” jelasnya.
Anggota kepolisian pun lantas mengevakuasi tubuh korban ke Rumah Sakit Anwar Medika sembari mencari mencoba menghubungi orang yang namanya tertera dalam STNK.
“Kalau motornya kita evakuasi ke Polsek Krian,” tutupnya. (*)








