KabarBaik.co – Jajaran Forkopimda Gresik resmi meluncurkan program budidaya ikan lele serentak di 80 desa yang tersebar di 16 kecamatan.
Peluncuran ini dilakukan Jumat (29/8), bertepatan dengan peringatan HUT ke-80 RI, di halaman Pangan Lestari Bhayangkari Cabang Gresik, Asrama Polisi Randuagung, Kebomas.
Program ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pangan lokal sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat desa berbasis sektor perikanan.
“Sebanyak 80 kolam lele telah siap ditebari benih di masing-masing desa. Ini bukan hanya program simbolik, tapi bentuk nyata semangat gotong royong membangun kemandirian ekonomi dari desa,” ujar Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.
Ia menekankan bahwa keberhasilan program ini tak lepas dari sinergi lintas sektor, mulai dari Tiga Pilar Desa (Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Kepala Desa), Dinas Perikanan, hingga dukungan dunia usaha seperti PT Petrokimia Gresik.
Menurut Bupati Yani, budidaya lele dipilih karena memiliki biaya operasional yang relatif rendah, proses pemeliharaan yang sederhana, serta permintaan pasar yang stabil. “Potensinya besar untuk menjadi sumber penghasilan tambahan bagi keluarga-keluarga di pedesaan,” kata dia.
Dukungan terhadap program ini juga datang dari aparat keamanan. Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu menilai, kolam lele bukan sekadar proyek pertanian, tetapi bisa menjadi solusi konkret menghadapi tekanan ekonomi global.
“Kami melihat potensi manfaatnya berlapis. Tidak hanya meningkatkan pendapatan, tapi juga memperkuat ketahanan pangan dan menjaga stabilitas sosial ekonomi di desa,” kata AKBP Rovan.
TNI pun tak ketinggalan ambil bagian. Komandan Kodim 0817 Gresik Letkol Inf. Fadly Subur Karamaha, memastikan jajarannya siap mendampingi pelaksanaan hingga ke tingkat desa agar program berjalan optimal dan berkelanjutan.
Peluncuran program ditandai dengan penebaran benih lele secara simbolis ke dalam kolam. Uniknya, kegiatan ini juga terhubung secara virtual dengan seluruh jajaran Polsek di berbagai kecamatan yang turut melakukan penebaran benih serentak di wilayah masing-masing.
Hadir pula Kepala Dinas Perikanan Arip Wicaksono dan Direktur Utama PT Petrokimia Gresik Daconi Khotob, yang memperkuat semangat kolaborasi pemerintah, swasta, dan masyarakat.(*)