KabarBaik.co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro terus memperkuat upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui program Domba Kesejahteraan. Program unggulan ini menargetkan 1.200 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) pada tahun 2025 dan akan ditingkatkan menjadi 3.325 KPM pada tahun ini.
Kepala Bidang Peternakan Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bojonegoro, Fajar Dwi Nurrizki, menjelaskan bahwa pada tahun 2025 Pemkab Bojonegoro telah mendistribusikan sebanyak 1.200 ekor domba kepada 1.200 KPM. Program tersebut diharapkan mampu menjadi sumber penghasilan tambahan sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.
“Program Domba Kesejahteraan tahun 2025 telah menjangkau seluruh desa di Kabupaten Bojonegoro. Setiap desa mendapatkan alokasi sesuai dengan data KPM yang telah diverifikasi,” ujar Fajar, Jumat (22/1).
Dari sisi anggaran, Pemkab Bojonegoro pada tahun 2025 mengalokasikan dana sebesar Rp 7,3 miliar untuk 1.200 KPM. Sementara itu, pada tahun berikutnya pemerintah daerah meningkatkan anggaran menjadi Rp 21,2 miliar guna menjangkau 3.325 KPM.
Fajar menyampaikan bahwa perluasan cakupan program pada tahun 2026 masih dalam tahap perencanaan. Saat ini, pemerintah daerah tengah melakukan pemetaan lokasi secara kewilayahan dengan mempertimbangkan kondisi serta populasi ternak di masing-masing wilayah.
“Untuk tahun 2026, masih dilakukan mapping lokasi secara kewilayahan. Penentuan penerima tetap berbasis data agar bantuan benar-benar tepat sasaran,” jelasnya.
Menurut Fajar, program Domba Kesejahteraan tidak hanya berfokus pada pemberian bantuan ternak, tetapi juga mendorong masyarakat agar mampu mengembangkan usaha peternakan secara berkelanjutan. Melalui pendampingan dan pengelolaan yang baik, domba yang diterima diharapkan dapat berkembang biak dan memberikan manfaat ekonomi jangka panjang bagi KPM.
“Melalui Program Domba Kesejahteraan ini, kami berharap kesejahteraan masyarakat terus meningkat serta mampu memperkuat sektor peternakan sebagai salah satu pilar ekonomi daerah,” pungkasnya. (*)







