Program Perintis Dekatkan Akses Pendidikan dengan Masyarakat Lamongan

Editor: Andika DP
oleh -43 Dilihat
Ilustrasi. Bupati Lamongan Yuhronur Efendi bersama pelajar. (Foto: Kominfo Lamongan)

KabarBaik.co – Pemerintah Kabupaten Lamongan memperluas akses pendidikan dengan memberikan kesempatan yang sama untuk seluruh masyarakat di seluruh wilayah melalui program perintis (pendidikan berkualitas dan gratis).

Program yang telah berjalan sejak 2021 tersebut telah mengcover sebanyak 12.986 siswa/mahasiswa. Tercatat di tahun 2023 terdapat 6.466 penerima beasiswa mulai dari tingkat SD sederajat hingga S2.

Melalui anggaran sebesar Rp 6,230 miliar beasiswa perintis tersalurkan untuk SD/ MI (3.000 siswa), SMP/ MTs (1.800 siswa), SMA/ SMK/ MA (568 siswa), S1 Baru Gaskin (225 mahasiswa), S1 On Going (41 mahasiswa), S1 Prestasi (30 mahasiswa), S1 Guru PAUD (50 mahasiswa), S1 Guru Inklusi (10 mahasiswa), S2 Baru (2 mahasiswa), S1 Perpanjangan (738 mahasiswa), S2 Perpanjangan (1 mahasiswa), S1 Perpanjangan Guru (1 mahasiswa).

Baca juga:  Indahnya Safari Dakwah Syekh Anas Jaber di SMP Al Falah Deltasari Sidoarjo

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi berharap, kehadiran beasiswa perintis dapat memberikan akses pendidikan yang sama untuk seluruh kalangan masyarakat, sehingga tidak ada masyarakat yang tidak bisa mengenyam pendidikan karena biaya.

“Hari ini sudah hampir 6.500 dari tingkat SD, SMP, SMA yang diberikan. Pemerintah tidak ingin ada anak Lamongan yang tidak sekolah karena biaya monggo di-gulawentah (merawat) apa yang diberikan,” tutur Pak Yes, Rabu (27/3).

Baca juga:  Gubernur Khofifah Dukung Program Unggulan Penghafal Al Quran di Lamongan

Tidak hanya itu, dalam mendukung akselerasi pendidikan, Pemkab Lamongan mendekatkan pelayanan perpustakaan keliling yang hadir di berbagai wilayah Lamongan. Dari awal tahun hingga 22 Maret program ini telah hadir di 76 lembaga pendidikan maupun kecamatan.

Kontribusi ini mampu memberikan dampak positif terhadap tingkat Kegemaran membaca (TGM) Kabupaten Lamongan yang mengalami kenaikan dari 65,90 persen di tahun 2022 menjadi 66,21 di tahun 2023.

Baca juga:  Lamongan Job Fair 223 Kurangi Pengangguran Terbuka

Tidak hanya itu, IPM Lamongan mengalami peningkatan dari 74,02 di tahun 2022 menjadi 74.53 (kategori baik) ditahun 2023. Sementara rata-rata lama sekolah Kabupaten Lamongan saat ini berada diangka 8,34 dengan harapan lama sekolah yang sudah mencapai 14,02 tahun (setara lulus D2).

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News


No More Posts Available.

No more pages to load.