Program Seribu Sarjana Butuh Anggaran Besar, Pemkot Batu Targetkan Realisasi Tahun Depan

oleh -101 Dilihat
WhatsApp Image 2025 08 28 at 12.04.37
Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu, M. Chori. (Foto: P. Priyono)

KabarBaik.co – Salah satu visi misi pasangan Nurochman-Heli Suyanto saat Pilkada Batu 2024 lalu adalah program seribu sarjana. Namun, untuk mewujudkan program tersebut dibutuhkan alokasi anggaran yang tidak sedikit. Sedikitnya sekitar Rp 13 miliar per tahun harus disiapkan Pemkot Batu untuk merealisasikan program pendidikan itu.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu, M. Chori optimistis program ini akan melahirkan sumber daya manusia (SDM) unggul yang bisa berkontribusi besar pada pembangunan daerah. “Dengan SDM yang semakin baik, daya saing daerah mampu meningkat. Yang paling penting anak-anak asal Kota Batu bisa membangun daerahnya,” ujarnya, Kamis (28/8).

Chori menjelaskan, realisasi penuh program ini kemungkinan baru bisa berjalan pada 2026. Meski begitu, tahap awal telah dimulai pada tahun ini dengan memberikan beasiswa kepada 200 orang. “Target 1.000 penerima baru bisa terealisasi pada tahun depan karena anggaran APBD 2025 sudah ditetapkan. Tahun ini masih terbatas,” kata Chori.

Menurut Chori, kebutuhan anggaran untuk program tersebut dihitung berdasarkan rata-rata uang kuliah tunggal (UKT) mahasiswa. “Rata-rata UKT Rp 6,5 juta per semester. Jika dikalkulasikan setahun, kebutuhan mencapai Rp 13 miliar,” jelasnya.

Pada tahun ini, lanjut Chori, pembiayaan untuk 200 penerima beasiswa berasal dari APBD Kota Batu sebesar Rp 1,5 miliar ditambah Rp 325 juta dari program tanggung jawab sosial perusahaan (TSP) salah satu perbankan.

Dari program Pemkot Batu yang telah dipublikasikan tersebut, ternyata animo masyarakat juga cukup tinggi. Dari target 200 penerima, jumlah pendaftar mencapai 284 orang. Setelah proses verifikasi, 214 pendaftar dinyatakan memenuhi syarat. “Kalau anggaran masih cukup, pendaftar tambahan tetap bisa diprioritaskan tahun ini. Namun bila tidak memungkinkan, akan kami realisasikan pada tahun depan,” tutur Chori.

Selain mengutamakan prestasi akademik dengan IPK minimal 3,25, program ini juga terbuka bagi pemilik prestasi non-akademik di tingkat provinsi, nasional, hingga internasional. “Untuk keluarga tidak mampu juga tetap menjadi prioritas. Universitas yang sudah bekerja sama ada 11 kampus di Malang Raya dan juga di Surabaya,” tegas Chori.

Chori menegaskan, program seribu sarjana tidak hanya menyasar mahasiswa berprestasi, tetapi juga memberi kesempatan bagi penghafal Al-Quran, pelaku UMKM, pegiat koperasi, dan perangkat desa melalui skema Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: P. Priyono
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.