KabarBaik.co – Program transmigrasi masih menjadi solusi bagi warga Kabupaten Trenggalek yang terdampak berbagai masalah, terutama dari faktor ekonomi. Menurut Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disperinaker) Kabupaten Trenggalek, Heri Yulianto, salah satu alasan utama warga setempat memilih mengikuti program tersebut adalah karena masalah ekonomi.
“Umumnya, masyarakat mengikuti program transmigrasi dikarenakan faktor ekonomi,” kata Heri, Senin (21/10).
Selain faktor ekonomi, ia juga menyebutkan adanya faktor sosial budaya, bencana alam, dan dorongan dari program pemerintah yang turut mempengaruhi keputusan warga untuk bertransmigrasi.
Heri menjelaskan, warga yang ikut program transmigrasi akan mendapatkan fasilitas berupa rumah dan lahan seluas 2 hektar di daerah tujuan. “Para peserta program mendapatkan rumah dan lahan yang bisa mereka kelola di lokasi transmigrasi,” tambahnya.
Dari hasil monitoring dan evaluasi yang dilakukan Disperinaker Trenggalek, Heri menyebutkan bahwa para transmigran asal Trenggalek sudah merasa nyaman dan produktif di lokasi baru mereka.
“Sampai saat ini, tidak ada transmigran asal Trenggalek yang kembali atau meninggalkan lokasi penempatan,” jelasnya.
Keberhasilan ini, menurut Heri, menunjukkan bahwa program transmigrasi telah direncanakan dengan baik dan memberikan dampak positif bagi kehidupan warga yang ikut serta.
Bahkan, pada tahun 2023, Kabupaten Trenggalek menerima penghargaan Transmigran Award dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi.
“Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dan kerja keras kami dalam menyukseskan program transmigrasi,” pungkasnya. (*)








