Promo Anti Mainstream Pedagang Kambing Kurban di Sidoarjo, Beli 2 Gratis 1

oleh -123 Dilihat
WhatsApp Image 2026 05 23 at 12.46.12 PM
Pedagang kambing yang mempromosikan dagangannya beli 2 gratis 1 (Achmad Adi Nurcahya)

KabarBaik.co, Sidoarjo – Hari Raya Idul Adha selalu menjadi momentum tahunan yang sangat strategis bagi para pedagang hewan ternak untuk mengais rupiah. Menjelang hari besar tersebut, menjamurnya pedagang hewan kurban, mulai dari sapi, kambing, hingga domba, kian marak nampak di berbagai wilayah di Sidoarjo.

Namun, ada pemandangan berbeda yang nampak terlihat di utara Jalan Raya Saimbang, tepatnya di barat pintu masuk Perumahan Griya Bhayangkara, Sukodono. Di sana terdapat sebuah lapak pedagang kambing kurban yang tidak biasa dan tampil beda dari lapak pada umumnya dalam menarik minat pembeli.

Demi memikat hati warga yang ingin beribadah kurban, lapak ini menawarkan promo ekstrem dan unik, yakni beli 2 ekor kambing gratis 1 ekor kambing betina.

Owner lapak kambing kurban, Bagus, mengungkapkan bahwa strategi promosi beli 2 gratis 1 ini berlaku untuk pembelian kambing dengan harga berapa saja, dengan patokan berat kambing start dari harga dua setengah juta rupiah.

“Beli dua gratis satu di sini, beli harga berapa saja yang ready stock kambing dua setengahan. Jadi kalau beli dua kan Rp 5 juta, itu bonusnya wedus wedok (kambing betina) yang usianya rata-rata sudah satu tahun ke atas,” ujar Bagus saat ditemui di lapaknya, Sabtu (23/5).

Bagus menjelaskan harga kambing di lapaknya sangat bervariasi tergantung pada bobot, tinggi, warna, hingga model tampilan fisiknya. Untuk jenis kambing yang disediakan juga bermacam-macam, mulai dari jenis sapera hingga peranakan etawa. Kambing-kambing tersebut dibanderol mulai dari harga Rp 2,5 juta hingga yang paling mahal sempat laku terjual seharga Rp 10 juta per ekor.

Selain promo bonus yang menggiurkan, Bagus juga memberikan fasilitas pelayanan ekstra berupa gratis biaya perawatan hewan hingga hari H Idul Adha, serta fasilitas gratis ongkos kirim (ongkir) khusus untuk wilayah Sidoarjo. Sementara untuk pengiriman ke area Surabaya, hanya dikenakan biaya tambahan yang cukup terjangkau sebesar Rp 100 ribu.

“Di sini enaknya free perawatan sampai hari H. Terus free ongkir Sidoarjo. Ketiganya, kalau sudah beli di sini, misal harga Rp 3 juta, kalau ada sakitnya sampai matinya, kita ganti total seratus persen,” tambahnya menjamin kualitas layanan.

Respons masyarakat terhadap lapak unik ini terbilang sangat positif. Dalam kurun waktu sekitar 5 hingga 6 hari sejak lapak didirikan, Bagus mencatat sudah ada sekitar 60 ekor kambing yang laku terjual. Pembelinya pun tidak hanya datang dari lokalan Sidoarjo, melainkan merambah hingga Surabaya seperti kawasan Indrapura dan Makam Keputih, bahkan hingga wilayah Ciwi yang berencana dikirim ke Mojokerto.

Salah satu pelanggan asal Gubeng, Surabaya, Sunarto mengaku puas membeli kambing kurban di lapak milik Bagus. Ia mengaku sudah menjadi pelanggan sejak tahun lalu karena kualitas kambing yang dinilai baik dan sesuai syariat kurban.

“Sudah langganan sejak tahun kemarin. Kambingnya di sini bervariasi mulai harga Rp 2,5 juta sampai Rp 10 juta. Kondisinya juga sehat-sehat dan bersih-bersih, jadi sesuai syarat untuk hewan kurban,” ujar Sunarto.

Bagus yang sudah menggelar lapak musiman di kawasan Jalan Bhayangkara selama 4 tahun ini mengaku optimis dengan daya beli masyarakat tahun ini. Dengan total stok yang saat ini berkisar antara 170 hingga 180 ekor, ia menargetkan bisa menjual hingga ratusan ekor kambing sampai mendekati hari H Idul Adha nanti.

“Target saya di sini untuk tahun ini kita bisa lepas di angka 300-an up ekor,” pungkas pria yang juga merupakan warga asli daerah setempat tersebut. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Achmad Adi Nurcahya
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.