KabarBaik.co, Batu – Pengerjaan proyek penataan kawasan Simpang Patih Kota Batu yang meliputi Simpang Panglima Sudirman, Jalan Trunojoyo, Indragiri, hingga Hasanudin terus berjalan. Pemkot Batu saat ini memfokuskan pekerjaan pada lahan yang telah dikuasai, sementara pembebasan dua bidang tanah di sisi kanan dan kiri Jalan Hasanudin direncanakan masuk anggaran tahun berikutnya.
Di lapangan, aktivitas konstruksi masih berlangsung. Kontraktor saat ini mengerjakan betonisasi di sisi selatan Simpang Patih, tepatnya di sepanjang Jalan Hasanudin. Pekerjaan tersebut ditargetkan rampung pada September 2026 sebelum pengembangan kawasan dilanjutkan pada tahap berikutnya.
Kepala Bidang Bina Marga DPUPR Kota Batu Eko Setiawan mengatakan, proses pembebasan lahan memerlukan waktu karena harus melalui sejumlah tahapan, mulai pendataan, penilaian harga, hingga negosiasi dengan pemilik lahan.
“Yang di kanan dan kiri Jalan Hasanudin itu rencananya akan dibebaskan. Tapi karena prosesnya juga butuh waktu, untuk tahun ini kita maksimalkan dulu di lahan yang sudah ada,” ujar Eko, Rabu (12/8).
Menurutnya, dua bidang tanah di sisi kanan dan kiri Jalan Hasanudin belum masuk dalam pembebasan lahan tahun ini. Pemerintah akan mengalokasikan anggaran pembebasan pada tahun anggaran mendatang agar penataan kawasan Simpang Patih dapat dilanjutkan secara menyeluruh.
“Untuk pembebasan dua bidang tanah tersebut baru akan dianggarkan pada tahun anggaran berikutnya,” imbuhnya.
Eko menegaskan pagu anggaran lebih dari Rp 6 miliar yang disiapkan tahun ini tidak hanya digunakan untuk pekerjaan di Jalan Hasanudin. Dana tersebut dialokasikan untuk kegiatan preservasi dan peningkatan infrastruktur di seluruh kawasan Simpang Patih.
“Anggaran Rp6 miliar lebih itu bukan khusus Hasanudin. Itu untuk keseluruhan pekerjaan preservasi di kawasan Pattimura, atau Simpang Patih ini,” jelasnya.
Upaya pembebasan lahan tambahan juga bukan kali pertama dilakukan Pemkot Batu. Sebelumnya, sejumlah ruko di kawasan Simpang Patih telah dibebaskan untuk mendukung pelebaran jalan dan penataan simpang guna mengurai kepadatan lalu lintas.
Selama pekerjaan berlangsung, Jalan Hasanudin yang berada di wilayah Desa Pesanggrahan ditutup total bagi seluruh jenis kendaraan. Penutupan tersebut dilakukan untuk mendukung kelancaran proses konstruksi sekaligus menjaga keselamatan pengguna jalan. (*)






