PSN Desa Kedungglugu Bangun Perisai dari Ancaman DBD Lewat Kesadaran Bersama

oleh -1 Dilihat
WhatsApp Image 2026 02 07 at 10.14.12 AM
Kegiatan PSN di kamar mandi rumah warga Desa Kedungglugu Gondang (ist)

Kabarbaik.co, Nganjuk – Suasana pagi di Desa Kedungglugu terasa berbeda ketika ratusan warga keluar rumah untuk satu tujuan sama, membersihkan setiap sudut lingkungan dari sarang nyamuk Aedes aegypti yang menjadi pembawa virus Demam Berdarah Dengue (DBD).

Kegiatan Pembersihan Sarang Nyamuk (PSN) yang digelar secara serentak bukan sekadar acara tahunan, melainkan bagian dari gerakan kesadaran masyarakat yang tumbuh dari dalam.

“Kita tidak bisa menunggu kasus DBD muncul baru bergerak. Setiap sudut yang kita bersihkan adalah perisai kecil untuk melindungi keluarga kita,” ujar Kepala Desa Kedungglugu Sartono, Sabtu (7/2)

Menurut Sartono, gerakan ini berawal dari keluarganya yang membersihkan pekarangan sendiri. Namun kini berkembang menjadi gerakan desa yang melibatkan berbagai elemen diantaranya karang taruna yang menyisir setiap gang dan halaman rumah untuk membersihkan tempat penampungan air yang tidak terpakai.

“Kader PKK desa juga melakukan kunjungan rumah ke rumah untuk memberikan edukasi cara pengelolaan sampah dan penutupan tempat penampungan air,” jelas Sartono

Selain membersihkan sarang nyamuk, kegiatan ini juga menjadi ajang untuk mempererat tali silaturahmi antar warga.

“Bukan hanya lingkungan yang bersih tapi juga hubungan antar warga yang semakin erat,” tambahnya

Dengan gerakan ini diharapkan, Desa Kedungglugu tidak hanya mampu menjaga angka kasus DBD pada level terendah, namun juga membangun fondasi kesadaran masyarakat yang menjadikan kebersihan lingkungan sebagai gaya hidup. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Agus Karyono
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.