KabarBaik.co – Puluhan remaja yang beratribut perguruan silat dan membawa sajam diamankan aparat kepolisian usai melakukan konvoi kendaraan bermotor di Waru, Gedangan, Sidoarjo hingga perbatasan Surabaya, Kamis (15/01) dini hari.
Aksi konvoi tersebut memicu aduan masyarakat karena dinilai meresahkan dan mengganggu ketertiban umum, terutama saat warga tengah beristirahat.
Remaja tersebut saat berkonvoi menimbulkan suara ribut, menyalakan petasan, hingga bentrok dengan kelompok lain,
Menindaklanjuti laporan itu, Patroli Perintis Polda Jawa Timur bersama jajaran Polsek Waru dan Polsek Gedangan langsung melakukan patroli dan penyisiran di sejumlah titik.
Hasilnya, puluhan remaja beserta kendaraan dan barang bukti berhasil diamankan untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas. Kasi Humas Polresta Sidoarjo AKP Tri Novi Handono membenarkan penindakan tersebut.
Tri menyebut sebanyak 22 pemuda diamankan. 14 Pemuda diamankan di Polsek Waru dan 8 pemuda lainnya diamankan di Polsek Gedangan karena melakukan konvoi bermotor yang meresahkan masyarakat.

“Oleh Polsek Waru dan Polsek Gedangan para pemuda yang diamankan telah dilakukan pembinaan dan dipanggil pihak orang tuanya. Dihadapan Polisi mereka kami buatkan surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatan serupa,” jelas Tri saat dikonfirmasi.
Tri mengimbau masyarakat serta mengajak peran orang tua untuk mengawasi anak-anaknya saat berada di luar rumah hingga larut malam.
“Mari jaga pergaulan buah hati kita dan jaga kondusifitas kamtibmas di wilayah kita. Bila ada gangguan masyarakat jangan ragu untuk menginformasikan ke pihak kepolisian atau dapat menghubungi layanan Polisi di 110,” pungkasnya.
Sementar itu, Komandan Tim (Dantim) Patroli Perintis Presisi Ditsamapta Polda Jatim, Ipda Dheni, mengatakan bahwa aksi tersebut sempat pecah menjadi tawuran di titik Aloha, Sidoarjo.
“Aksi ini sempat pecah tawuran di Aloha, Sidoarjo,” ujar Dheni. (*)









