Puncak Lomba Foto Satwa Tertua Kembali Digelar Taman Safari Prigen

oleh -370 Dilihat

KabarBaik.co – Taman Safari Prigen menjadi tempat kegiatan puncak Roadshow Kompetisi Foto International Animal Photo and Video Competition (IAPVC) ke-34. IAPVC merupakan komitmen Taman Safari Indonesia dalam mengedukasi masyarakat, menginspirasi kecintaan terhadap satwa liar, serta mempromosikan konservasi melalui seni fotografi dan videografi alam.

Kompetisi foto satwa ini merupakan ajang tertua yang digelar hingga saat ini. Sudah puluhan ribu peserta yang mengikuti gelaran foto international yang ada si Indonesia tersebut. Tahun ini ajang tersebut mengambil tema “The Picture of Secret Nature”. Peserta harus semenarik mungkin mengambil foto satwa-satwa indemik yang ada di Taman Safari.

Erwina Lemuel, General Manager The Grand Taman Safari Prigen mengatakan, lomba foto dilaksanakan untuk menarik masyarakat terhadap konservasi. “Lomba foto ini tertua, sudah ke 34. Ini agar masyarakat bisa berpartisipasi dalam konservasi yang tidak harus turun langsung dalam kegiatan, namun juga melalui foto dan video,” kata Erwina, Sabtu (2/8).

Roadshow ketiga ini menjadi penutup paling meriah dengan antusiasme pengunjung yang membludak dan
semangat peserta luar biasa. “Peserta saat ini paling banyak yang digelar selama dua hari Sabtu-Minggu. Peserta mencapai 680 orang,” ucapnya.

Lomba ini terbagi dalam 6 kategori yang mencakup semua kalangan, yaitu:
1. Indonesian Endemic
2. Wildlife (Nasional & Internasional)
3. Photo Enthusiast (10–18 tahun)
4. Roadshow Category
5. Sosmed Photo (Kamera HP)
6. Sosmed Video (Reels).

Hadiah bagi yang mengikuti roadshow yaitu sebuah mobil listrik sebagai juara utama yang akan diumumkan pada November mendatang.

Salah seorang peserta, Asnadi dari Bandung merasa senang karena baru tahun ini dia berhasil menjadi juara. “Tiap tahun ikut lomba foto ini, tapi tahun ini ikut roadshow mulai dari Bogor, Solo, dan Prigen. Tapi baru sekali juara,” ucapnya.

Dirinya mengaku lomba foto satwa alam liar ini merupakan keberuntungan setiap fotografer yang ikut, karena bisa mendapatkan foto berkelas. “Satwa bergerak ada yang tidur, jadi sangat sulit untuk mendapatkan foto yang bagus. Kalau dapat itu keberuntungan saja,” tandasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Ziaul Haq
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.