KabarBaik.co, Makassar – Di tengah kesibukannya memimpin sektor pertanian nasional, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman tetap meluangkan waktu untuk berbagi dengan masyarakat selama bulan suci Ramadan.
Melalui rangkaian kegiatan sosial bertajuk Ramadan Tanpa Sekat, Mentan Amran menyalurkan berbagai bantuan bagi kelompok rentan, mulai dari dhuafa, anak yatim, hingga anak berkebutuhan khusus.
Program tersebut digagas bersama Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin sebagai upaya memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat. Kegiatan bakti sosial ini dimulai pada 23 Februari 2026 di AAS Building, Makassar.
Dalam kegiatan tersebut, ratusan warga menerima bantuan berupa paket pangan, beras masing-masing lima kilogram, makanan ringan untuk anak-anak, serta perlengkapan belajar seperti buku gambar dan alat tulis. Selain itu, disalurkan pula bantuan tunai yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari, termasuk untuk berbuka puasa selama Ramadan.
Program Ramadan Tanpa Sekat menjangkau sedikitnya 500 penerima manfaat. Mereka terdiri dari anak yatim, penyandang disabilitas, anak berkebutuhan khusus, serta keluarga kurang mampu dari berbagai wilayah.
Di sela kegiatan, Amran juga berinteraksi langsung dengan para penerima manfaat. Ia berdialog dengan anak-anak dan keluarga yang hadir, sekaligus memberikan motivasi agar tetap semangat menjalani kehidupan dan meraih masa depan yang lebih baik.
Menurut Amran, Ramadan menjadi momentum yang tepat untuk memperkuat kepedulian sosial dan menghadirkan kebahagiaan bagi sesama.
“Cita-cita saya ingin Anda semua sejahtera. Kebahagiaan saya adalah kebahagiaan Anda semua,” ujar Mentan Amran saat menyerahkan bantuan secara simbolis, Minggu (15/3/2026).
Selain berbagi kepada masyarakat, rangkaian kegiatan Ramadan Amran juga diisi dengan dukungan terhadap pendidikan generasi muda. Pada 27 Februari 2026, ia hadir di Universitas Hasanuddin untuk memberikan kuliah di Fakultas Pertanian.
Dalam kesempatan tersebut, Amran juga menyerahkan bantuan pembayaran uang kuliah tunggal (UKT) serta bantuan biaya hidup kepada dua mahasiswi Fakultas Pertanian yang berstatus yatim piatu.
Bagi Amran, kepedulian terhadap pendidikan merupakan investasi penting bagi masa depan bangsa, termasuk bagi generasi muda yang kelak berperan dalam pembangunan sektor pertanian.
Tak hanya itu, dalam rangkaian kegiatan sosial tersebut Amran juga menyalurkan ribuan paket bahan pangan kepada masyarakat rentan. Bantuan tersebut berisi beras, minyak goreng, gula, serta berbagai kebutuhan pangan lainnya yang diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat selama Ramadan.
Penyaluran bantuan ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat solidaritas sosial sekaligus memastikan akses pangan bagi masyarakat yang membutuhkan, sejalan dengan komitmen pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat.
Melalui berbagai kegiatan selama Ramadan ini, Amran berharap semangat berbagi dan solidaritas sosial terus tumbuh di tengah masyarakat, sehingga semakin banyak pihak yang tergerak membantu sesama, terutama mereka yang berada dalam kondisi rentan.(*)






