Ratusan Santri MA Unggulan Darul Ulum Jombang Ikuti Pelatihan Manasik Haji

oleh -417 Dilihat
Para santri saat mengikuti pelatihan manasik haji. (Foto: Teguh)

KabarBaik.co – Ratusan santri dari MA Unggulan Darul Ulum Rejoso Peterongan, Jombang mengikuti Pelatihan Manasik Haji. Kegiatan yang ke 16 kali ini berlangsung khidmat di halaman Asrama Al-Furqon Pondok Pesantren Darul Ulum.

Tak hanya diikuti oleh siswa MA Unggulan, pelatihan ini juga melibatkan siswa kelas VIII dari MTsN 2 Jombang serta perwakilan dari seluruh unit pendidikan di lingkungan Ponpes Darul Ulum Rejoso. Total peserta mencapai lebih dari 1.100 orang.

Kepala MA Unggulan Darul Ulum Khoiruddinul Qoyum menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman komprehensif mengenai ibadah haji, baik secara teori maupun praktik.

“Pelatihan ini juga menjadi sarana untuk menanamkan nilai-nilai keagamaan, karakter, dan motivasi bagi para siswa untuk melaksanakan ibadah haji atau umrah di masa depan,” ujarnya saat dikonfirmasi pada Kamis (29/5).

Pelatihan dimulai sejak Selasa (27/5) dengan kegiatan pembekalan dan stadium general. Puncaknya adalah simulasi manasik haji yang dilaksanakan keesokan harinya.

Berbagai tahapan ibadah haji disimulasikan mulai dari ihram, wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah dan Mina, melempar jumrah, hingga tawaf, sa’i dan tahalul. Kegiatan ini dipandu langsung oleh KH. Muhammad Wahib, guru MA Unggulan dan pengasuh Ponpes Darul Ulum, serta Ustadz H. Abdul Basith, guru fiqih di madrasah tersebut.

Uniknya, seluruh peserta diberangkatkan dari titik embarkasi masing-masing, layaknya pelaksanaan haji sesungguhnya. Embarkasi terjauh dimulai dari Asrama Hidayatul Quran hingga asrama terdekat dengan madrasah.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Majelis Pimpinan Ponpes Darul Ulum, para pengasuh asrama, serta perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Jombang yang diwakili oleh H. Ilham Rohim, Kepala Seksi Haji dan Umrah.

“Alhamdulillah, kegiatan berjalan lancar dan cuaca cerah. Ini semua berkat kerjasama dewan guru dan OSIS MA Unggulan,” tambah Khoiruddinul Qoyum.

KH. M. Hamid Bishri bertindak sebagai pembaca Khutbah Arafah, sementara H. Ilham Rohim didapuk sebagai Amirul Hajj. Doa penutup dipimpin oleh Drs. KH. Muh. Iqbal Hasyim.

Sebagai madrasah unggulan, MA Darul Ulum menerapkan kurikulum integrasi antara kurikulum nasional dan kepesantrenan. Fokusnya tidak hanya pada akademik, tetapi juga pengembangan karakter dan lifeskill siswa.

Program-program unggulan seperti tahfidz Al-Qur’an, penguasaan bahasa asing, kajian kitab kuning, hingga bimbingan studi ke Timur Tengah menjadi ciri khas madrasah ini. Tak hanya itu, kegiatan sosial seperti kafilah imam salat Jumat, pengajar TPQ, hingga bakti sosial rutin dilakukan.

Prestasi akademik dan non-akademik pun terus diraih di tingkat kabupaten, provinsi hingga nasional. Lulusan MA Unggulan Darul Ulum juga tersebar di berbagai perguruan tinggi ternama dalam dan luar negeri, termasuk Madinah, Mesir, dan Maroko.

“Tahun ini saja, lebih dari 100 siswa sudah diterima di PTN melalui jalur prestasi. Kami berharap jumlahnya bertambah dengan pengumuman jalur lainnya,” pungkas Khoiruddinul Qoyum.

Sementara itu, Ilham Rohim dari Kemenag Jombang menilai simulasi manasik haji ini sangat penting dalam membentuk pemahaman sejak dini tentang tata cara pelaksanaan ibadah haji.

“Ini pembelajaran nyata yang harus dikembangkan di semua madrasah. Bukan sekadar teori, tapi praktik langsung agar siswa paham dan siap jika suatu saat berangkat haji,” tegasnya.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini



No More Posts Available.

No more pages to load.