KabarBaik.co – Menjelang peringatan Hari Jadi Bojonegoro (HJB) ke-348 yang jatuh pada 20 Oktober 2025, suasana Pendopo Malowopati tampak berbeda. Sejak Sabtu (18/10) pagi, halaman pendopo dipenuhi ratusan tanaman hidup yang dikirim sebagai ucapan selamat, menggantikan tradisi karangan bunga yang biasa menghiasi setiap peringatan HJB.
Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah Bojonegoro, Helmy Ali Fikri, mengatakan bahwa tren penggunaan tanaman hidup sebagai ucapan selamat tahun ini muncul atas inisiatif para pengirim, baik dari perusahaan maupun instansi pemerintah.
“Pemkab Bojonegoro tidak pernah memberikan instruksi kepada instansi atau perusahaan. Ucapan dengan tanaman hidup ini murni inisiatif masing-masing pengirim,” ujar Helmy.
Menurut Helmy, fenomena serupa sebenarnya pernah terjadi pada Februari lalu, saat pasangan Bupati dan Wakil Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono dan Nurul Azizah, resmi terpilih. Saat itu, beberapa ucapan juga dikirim dalam bentuk tanaman hidup, meski masih didominasi oleh karangan bunga.
“Dulu saat pelantikan bupati dan wakil bupati sudah ada yang mengirim tanaman hidup, tapi hanya beberapa. Sekarang justru didominasi oleh pohon hidup,” jelas Helmy.
Helmy mengungkapkan, hingga kini Pemkab Bojonegoro belum memutuskan langkah selanjutnya terkait ratusan tanaman hidup yang memenuhi Pendopo Malowopati. Namun, pihaknya menyambut baik inisiatif tersebut karena dinilai lebih ramah lingkungan dan tidak menimbulkan limbah seperti karangan bunga.
“Rencananya akan kita tanam di beberapa tempat yang menjadi fasilitas umum di kabupaten Bojonegoro sebagai ruang terbuka hijau,” pungkasnya. (*)








