KabarBaik.co, Sidoarjo – Ratusan motor yang terlibat aksi balap liar diciduk polisi dalam razia di Jalan Arteri Porong, Sidoarjo, Jumat (20/2) pagi. Sedikitnya 300 kendaraan beserta para pengendaranya diamankan dalam operasi tersebut.
Jalan Arteri Porong sendiri diketahui kerap menjadi ajang balap liar, terutama saat bulan Ramadan. Aktivitas tersebut sering dilakukan pada waktu sahur maupun setelah subuh, sehingga meresahkan masyarakat yang sedang menjalankan ibadah serta mengganggu pengguna jalan lainnya.
Razia digelar oleh jajaran Satlantas Polresta Sidoarjo setelah menerima banyak laporan dari masyarakat yang resah dengan maraknya aksi balap liar. Selain membahayakan keselamatan, para pelaku juga kerap menutup akses jalan sehingga mengganggu arus lalu lintas.
Kasat Lantas Polresta Sidoarjo AKP Yudhi Anugrah Putra mengatakan petugas bergerak cepat ke lokasi dan langsung melakukan penyekatan di sejumlah titik untuk mencegah para pelaku melarikan diri.
“Pagi ini kami melaksanakan penertiban dugaan balap liar di wilayah Porong. Kami mengamankan kurang lebih 300 kendaraan beserta pengendaranya,” ujarnya.
Seluruh akses jalan ditutup menggunakan kendaraan besar agar peserta dan penonton tidak kabur. Para remaja yang terjaring langsung didata, sementara ratusan sepeda motor diangkut ke Mapolresta Sidoarjo untuk proses penindakan lebih lanjut.
“Kami memastikan seluruh pelanggar akan dikenakan sanksi tilang sesuai aturan yang berlaku. Orang tua para remaja juga dipanggil untuk memberikan pembinaan sekaligus menjemput anaknya di Mapolresta Sidoarjo,“ imbuhnya.
Selain itu, mayoritas motor yang diamankan diketahui tidak sesuai spesifikasi standar, seperti penggunaan knalpot brong dan modifikasi ekstrem. Polisi mewajibkan kendaraan dikembalikan ke kondisi standar sebelum dapat diambil kembali.
Razia ini menjadi peringatan tegas bagi para pelaku balap liar, khususnya selama bulan Ramadan, agar tidak mengulangi perbuatannya karena selain melanggar hukum juga membahayakan keselamatan diri sendiri dan orang lain. (*)








