Resmikan SPPG di Mojoagung, Wabup Jombang Tegaskan MBG Tak Boleh Jadi Ajang Cari Untung

oleh -105 Dilihat
Gus Salman ketika meninjau dapur MBG di Ponpes Babusalam Mojoagung (istimewa)

KabarBaik.co – Wakil Bupati Jombang Salmanudin meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Pondok Pesantren Babusalam di Kecamatan Mojoagung.

Dalam kesempatan tersebut, ia menekankan pentingnya menjaga amanah dan kualitas dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dalam peresmian itu hadir Ketua Yayasan PP Babusalam KH Sa’durrohim Yazid, Kepala Dinas Kesehatan Jombang Hexawan Tjahja Widada, jajaran Forkopimcam Mojoagung, serta para santri dan siswa-siswi PP Babusalam.

Wakil Bupati yang akrab disapa Gus Salman ini mengingatkan pengelola SPPG agar tidak mengambil keuntungan dari nilai anggaran makanan MBG yang telah ditetapkan pemerintah.

Ia menegaskan kualitas makanan tidak boleh ditawar dan harus sesuai dengan standar serta prosedur yang berlaku.

“Jangan mengambil untung dari nilai makanan MBG yang sudah ditetapkan. Tolong jaga kualitas. Saya tidak mau ditawar, harus ada standar yang jelas sesuai prosedur,” tegas Gus Salman, Selasa (27/1).

Gus Salman juga menyatakan komitmennya untuk memantau langsung pelaksanaan program MBG agar terhindar dari praktik kecurangan dan memastikan makanan yang disajikan benar-benar higienis dan aman dikonsumsi.

Ia mencontohkan pengalaman PP Babusalam dalam pengelolaan konsumsi santri. Menurutnya, selama ini tidak pernah terjadi kasus keracunan makanan karena seluruh hidangan disiapkan dalam kondisi baru dan bersih.

“Seperti di Babusalam, tidak pernah ada keracunan pada makanan santri. Karena makanannya selalu baru dan higienis,” ujar Gus Salman.

Sementara itu, Ketua Yayasan PP Babusalam KH Sa’durrohim Yazid menyambut baik program Makan Bergizi Gratis tersebut.

Ia berharap asupan gizi yang baik dapat membentuk generasi anak didik yang sehat, tangguh, dan memiliki kecerdasan yang optimal.

Menurutnya, program MBG tidak hanya memberikan manfaat bagi anak-anak sebagai penerima langsung, tetapi juga berdampak positif bagi masyarakat sekitar melalui penyerapan tenaga kerja di SPPG.

“Marilah kita jalankan program ini dengan kesadaran dan keikhlasan, supaya tidak menjadi rumit,” ajak Sa’durrohim Yazid.

Kepala Dapur SPPG Yayasan PP Babusalam, Naufal, menjelaskan bahwa target penerima manfaat program ini mencapai 2.500 orang. Sasaran utama meliputi siswa PAUD, TK/RA, MI/SD, MTs/SMP, hingga MA/SMA.

“SPPG Yayasan PP Babusalam akan mulai beroperasi minggu ini dengan sasaran siswa sebagai penerima manfaat. Jika sudah berjalan lancar, tahap selanjutnya akan menyasar ibu hamil, ibu menyusui, dan balita,” kata Naufal.

Ia berharap pelaksanaan program SPPG ini mendapat dukungan dari seluruh pihak agar dapat memberikan pelayanan terbaik dan berkelanjutan bagi para penerima manfaat. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Teguh Setiawan
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.