Respons Cepat Wadul Gus’e, Pemkab Jember Tegur Keras Pengelola Makan Bergizi Gratis Tak Layak

oleh -52 Dilihat
IMG 20260228 WA0018
Ilustrasi

KabarBaik.co, Jember – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember bergerak cepat merespons keluhan masyarakat terkait kualitas menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah SPPG, Jalan Batu Raden. Menindaklanjuti laporan melalui kanal pengaduan Wadul Gus’e tim lintas sektor langsung menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi dapur produksi, Sabtu (28/2).

Peninjauan lapangan ini dipimpin oleh Asisten II Setda Kabupaten Jember Ratno C. Sembodo, didampingi Satgas MBG, unsur Muspika Sumbersari, serta tenaga kesehatan setempat.

Dalam sidak tersebut, tim menemukan sejumlah fakta memprihatinkan terkait standar kelayakan pangan. Fokus pemeriksaan meliputi kondisi fisik dapur yang kurang higienis, sistem penyimpanan bahan baku yang tidak teratur, hingga sampel makanan yang secara visual dinilai tidak memenuhi standar gizi dan keamanan pangan.

Ratno C. Sembodo menegaskan bahwa Pemkab Jember tidak akan menoleransi kelalaian yang mengancam kesehatan penerima manfaat, terutama anak-anak.

“Kami hadir di sini karena laporan warga adalah alarm bagi pemerintah. Program MBG ini tujuannya menyehatkan, bukan justru membahayakan. Saya tegaskan, tidak ada ruang kompromi untuk kualitas pangan yang buruk,” ujar Ratno dengan nada bicara tegas.

Berdasarkan hasil pemantauan, tim kesehatan memberikan beberapa poin evaluasi mendesak, di antaranya, penguatan higienitas dan sanitasi dapur, pengetatan sortir bahan baku sebelum diolah, perbaikan manajemen distribusi agar kualitas makanan tetap terjaga hingga ke tangan penerima.

Menanggapi temuan tersebut, pihak pengelola SPPG dan Kepala Dapur berkomitmen melakukan perombakan total terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP). Mereka berjanji akan memberikan pelatihan ulang bagi petugas dapur dan memperketat pengawasan bahan makanan yang masuk.

Ratno menambahkan bahwa pengawasan ke depan akan dilakukan secara berlapis.

“Instruksi saya jelas, Satgas MBG harus melakukan evaluasi berkala. Masyarakat kami minta tetap kritis dan terus memanfaatkan kanal ‘Wadul Gus’e’ untuk mengawasi jalannya program ini secara partisipatif,” pungkasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dwi Kuntarto Aji
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.