Respons Kasus Viral Kehilangan Barang, KAI Daop 8 Surabaya Imbau Penumpang Lebih Waspada

oleh -271 Dilihat
IMG 20251129 WA0009 scaled
Selain mengingatkan pentingnya menjaga barang pribadi, KAI Daop 8 juga terus mendorong budaya perjalanan yang ramah lingkungan

KabarBaik.co – Menyikapi meningkatnya perhatian publik terkait kasus viral penumpang yang kehilangan tumbler di salah satu rangkaian KRL Jabodetabek, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya mengimbau para pelanggan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap barang bawaan selama menggunakan layanan kereta api.

Selain mengingatkan pentingnya menjaga barang pribadi, KAI Daop 8 juga terus mendorong budaya perjalanan yang ramah lingkungan melalui kampanye “Jangan Lupa Bawa Tumbler”, sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mengurangi sampah plastik sekali pakai.

“Keamanan barang bawaan adalah tanggung jawab penumpang. Karena itu, kami mengimbau pelanggan untuk selalu memastikan barang pribadi tidak tertinggal di kereta maupun area stasiun,” ujar Luqman Arif, Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Sabtu (29/11).

Sebagai dukungan nyata terhadap gaya hidup berkelanjutan, sejumlah stasiun keberangkatan KA Jarak Jauh di wilayah Daop 8 Surabaya telah dilengkapi fasilitas Water Station, yang memungkinkan penumpang mengisi ulang air minum menggunakan tumbler pribadi.

Fasilitas tersebut tersedia di Stasiun Surabaya Gubeng, Surabaya Pasar Turi, Malang, Lamongan, dan Sidoarjo, dan akan diperluas ke seluruh stasiun secara bertahap.

Dengan membawa tumbler, penumpang dapat lebih hemat, praktis, dan sekaligus berkontribusi dalam mengurangi timbulan sampah botol plastik.

Tidak hanya kasus viral di Jakarta, tumbler juga menjadi salah satu barang yang kerap tertinggal di wilayah Daop 8.
Data Lost and Found KAI Daop 8 mencatat, sepanjang Januari—Oktober 2025 terdapat 197 tumbler yang ditemukan, namun baru 24 di antaranya yang diambil kembali, sementara 173 masih tersimpan menunggu pemiliknya.
Temuan itu menunjukkan pentingnya edukasi agar penumpang lebih cermat memeriksa barang sebelum turun dari kereta maupun meninggalkan peron.

Untuk membantu pelanggan yang kehilangan barang, KAI Daop 8 menyediakan layanan Lost and Found di seluruh stasiun. Barang temuan akan dicatat, disimpan, dan diamankan hingga diambil pemiliknya.

Prosedur pengambilan barang meliputi:
• Penumpang melaporkan kehilangan kepada petugas stasiun.
• Petugas memeriksa database barang temuan.
• Penumpang mengambil barang dengan menunjukkan identitas serta bukti kepemilikan.

Barang temuan dapat diambil di Pos Pengamanan Stasiun Surabaya Gubeng, Surabaya Pasar Turi, dan Malang.

“Kami mengajak seluruh pelanggan untuk membawa tumbler pribadi karena fasilitas pengisian air sudah tersedia. Ini langkah kecil yang berdampak besar bagi lingkungan. Selain itu, selalu jaga barang bawaan dan segera lapor ke petugas jika ada yang tertinggal,” tutur Luqman.

KAI Daop 8 berharap dukungan masyarakat dalam menciptakan perjalanan kereta yang aman, nyaman, tertib, dan berkelanjutan. Membawa tumbler dan menjaga barang bawaan bukan hanya kebiasaan positif, tetapi tanggung jawab bersama dalam menggunakan transportasi publik.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dani
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.