Revitalisasi Alun-alun Merdeka Malang Rampung, Resmi Dibuka Wali Kota Wahyu Hidayat

oleh -159 Dilihat
IMG 20260129 WA0000
Alun-alun Merdeka Kota Malang dengan wajah baru resmi bisa dinikmati masyarakat. (Foto: P. Priyono)

KabarBaik.co – Revitalisasi Alun-alun Merdeka Kota Malang resmi rampung dan kembali dibuka untuk umum pada Rabu malam (28/1). Proyek yang dikerjakan selama 105 hari ini disambut antusias ribuan warga yang memadati kawasan pusat kota sejak peresmian dilakukan.

Peresmian dilakukan langsung oleh Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, yang menandai kembalinya Alun-alun Merdeka sebagai ruang terbuka publik ikonik dengan wajah baru yang lebih modern, tertata, dan ramah bagi seluruh lapisan masyarakat. Revitalisasi tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kota Malang dan Bank Jatim melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) dengan total anggaran sebesar Rp 5 miliar.

Wahyu menyampaikan bahwa konsep awal revitalisasi dari Bank Jatim kemudian dikembalikan kepada masyarakat melalui diskusi dengan berbagai komunitas, sehingga hasilnya tidak hanya berupa pembangunan fisik, tetapi juga mencerminkan aspirasi warga.

“Selama 105 hari direvitalisasi, kini alun-alun tampil lebih mbois dengan air mancur berlampu, wahana permainan anak yang baru, serta ruang terbuka hijau yang bisa dinikmati semua kalangan. Proses ini dilakukan hati-hati agar nilai sejarah dan identitas kawasan tetap terjaga,” ujar Wahyu.

Ia juga menegaskan bahwa revitalisasi Alun-alun Merdeka terintegrasi dengan kawasan Kayutangan Heritage serta tetap mempertahankan simbol toleransi antarumat beragama yang telah melekat kuat di kawasan tersebut.

Sejak resmi dibuka, kawasan Alun-alun Merdeka langsung dipadati warga yang datang bersama keluarga untuk menikmati suasana baru, terutama air mancur berlampu warna-warni dan ruang terbuka hijau yang lebih luas. “Alhamdulillah antusias masyarakat luar biasa, dari anak-anak hingga orang dewasa. Kami harap masyarakat ikut menjaga dan memelihara Alun-alun Merdeka Kota Malang,” tandasnya.

Di tempat yang sama, Plh Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, Gamaliel Raymond Hatigoran Matondang, menjelaskan bahwa porsi anggaran terbesar digunakan untuk pembaruan air mancur dan arena bermain anak. “Biaya yang paling besar pertama untuk perubahan air mancur. Dulu bentuknya kolam, sekarang kita ubah menjadi dry fountain,” jelasnya.

Konsep dry fountain dipilih karena lebih fleksibel dimanfaatkan pengunjung dan lebih aman, terutama bagi anak-anak.
Selain itu, revitalisasi juga menyentuh fasilitas playground anak. Meski tidak dirombak total, sejumlah komponen mengalami perbaikan dan peningkatan kualitas material, mulai dari alas permainan, struktur besi, hingga pengecatan ulang menggunakan cat khusus yang aman untuk anak-anak.

“Playground anak-anak ini anggarannya cukup besar. Yang membuat sebenarnya orang Indonesia, asli anak Malang, hanya showroom-nya ada di Malaysia. Perbaikannya fokus pada alas, besi, dan cat yang aman untuk anak-anak berdasarkan penelitian,” tambah Raymond.

Revitalisasi Alun-alun Merdeka juga mencakup pembaruan amphitheater, penambahan arena bermain anak, pembangunan ruang menyusui, perbaikan toilet umum, serta perbaikan dasar arena skateboard. Untuk skate park, perbaikan masih bersifat awal dan belum menyeluruh karena belum dilakukan konsultasi dengan atlet maupun pelatih.

“Nanti kalau memang ada permintaan perubahan dari komunitas, akan kita coba ajukan lagi, bisa lewat anggaran pemerintah atau kerja sama pihak ketiga,” jelasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: P. Priyono
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.