Revitalisasi Pasar Tradisional Sidoarjo, Bupati Subandi Siapkan Digitalisasi hingga Wi-Fi Gratis

oleh -66 Dilihat
WhatsApp Image 2026 05 07 at 3.44.00 PM
Aktivitas di Pasar tradisional Porong Sidoarjo

KabarBaik.co, Sidoarjo – Geliat pasar tradisional di Sidoarjo kini menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Di tengah menjamurnya pasar modern dan maraknya transaksi belanja online, Bupati Subandi mulai menyiapkan langkah revitalisasi agar pasar rakyat tetap hidup dan mampu bersaing mengikuti perkembangan zaman.

Langkah itu dibahas dalam audiensi bersama koordinator dan pengelola pasar tradisional yang digelar di Ruang Transit Pendopo Delta Wibawa, Kamis (7/5). Dalam pertemuan tersebut, Subandi didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Bahrul Amig serta Plt Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Happy Setyaningtyas Astrawati.

Berbagai persoalan pasar tradisional mengemuka dalam audiensi tersebut. Mulai dari banyaknya kios kosong, kerusakan fasilitas pasar, saluran air yang tersumbat, hingga menurunnya aktivitas perdagangan akibat persaingan dengan pasar modern dan platform belanja daring.

Berdasarkan data target dan realisasi retribusi pasar selama lima tahun terakhir, target retribusi tahun 2024 berhasil tercapai. Namun, pada tahun 2025 capaian retribusi disebut masih belum memenuhi target yang telah ditetapkan pemerintah daerah.

Menanggapi kondisi itu, Subandi meminta seluruh pengelola pasar melakukan pemetaan potensi dan persoalan di masing-masing pasar. Menurutnya, pembenahan pasar tradisional harus dilakukan secara menyeluruh agar kembali menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat.

“Lakukan pemetaan untuk meningkatkan retribusi. Kami juga akan turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi pasar tradisional saat ini,” kata Subandi.

Selain revitalisasi fisik, Pemkab Sidoarjo juga mulai mendorong digitalisasi pasar tradisional. Salah satunya melalui penerapan sistem retribusi non-tunai yang nantinya dikawal Diskominfo Sidoarjo serta penyediaan dashboard pendataan kios dan lapak pedagang yang bisa diakses seluruh OPD.

Menurut Subandi, kepala pasar juga dituntut mampu menghadirkan inovasi agar pasar terasa lebih nyaman bagi pembeli maupun pedagang. Bahkan, ia mengusulkan penyediaan jaringan Wi-Fi gratis agar aktivitas jual beli dapat berkembang ke sistem online.

“Kepala pasar harus bisa berinovasi agar kondisi pasar lebih baik sehingga pembeli dan penjual merasa nyaman. Bila perlu disediakan jaringan WiFi gratis agar transaksi jual beli bisa dilakukan secara online,” ujarnya.

Sementara itu, sejumlah pasar masih menghadapi persoalan berbeda-beda. Pasar Krian masih terkendala saluran air dan tempat penampungan pasca kebakaran, Pasar Wadungasri mengalami sepinya kios konveksi lantai dua, sedangkan Pasar Porong masih dikeluhkan terkait parkir dan jalan rusak. Menanggapi hal tersebut, Subandi memastikan akan melakukan pemetaan serta peninjauan langsung guna mempercepat perbaikan sarana dan prasarana pasar tradisional di Sidoarjo. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Achmad Adi Nurcahya
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.