KabarBaik.co, Bojonegoro – Suasana khidmat menyelimuti pelaksanaan Salat Id yang digelar Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Bojonegoro, Jumat (20/3). Ribuan jamaah memadati puluhan lokasi yang tersebar di berbagai penjuru Kabupaten Bojonegoro sejak pagi hari.
Sebanyak 87 titik pelaksanaan Salat Id disiapkan untuk menampung warga Muhammadiyah di Bojonegoro. Penyebaran lokasi ini dilakukan agar ibadah berlangsung tertib sekaligus merata di seluruh wilayah.
Wakil Ketua PDM Bojonegoro, Sholikin Jamik, menegaskan bahwa seluruh titik telah dipersiapkan jauh hari sebagai bagian dari kesiapan menyambut hari kemenangan. “Pelaksanaan salat Idulfitri ada 87 titik di seluruh Kabupaten Bojonegoro,” ujarnya.
Di kawasan perkotaan, Masjid At-Taqwa di Jalan Teuku Umar menjadi salah satu pusat pelaksanaan yang paling ramai. Sejak pagi, jamaah tampak memadati area masjid hingga ke halaman, menciptakan suasana kebersamaan yang hangat.
Pelaksanaan Salat Ied tahun ini berlangsung di tengah potensi perbedaan penetapan 1 Syawal 1447 Hijriah di kalangan umat Islam. Namun demikian, Muhammadiyah menekankan pentingnya menjaga persatuan di tengah perbedaan tersebut.
Sholikin menyampaikan bahwa perbedaan dalam menentukan hari raya merupakan hal yang wajar dan tidak perlu diperdebatkan secara berlebihan. “Yang terpenting adalah memiliki dasar yang jelas dalam beribadah dan tetap menjaga kasih sayang antar sesama muslim,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa esensi kebersamaan tidak terletak pada keseragaman waktu, melainkan pada tujuan yang sama dalam beribadah kepada Allah SWT. Momentum Idul Fitri ini pun dimaknai sebagai ajang memperkuat nilai keikhlasan, kepedulian, serta meningkatkan ketakwaan setelah sebulan penuh menjalani ibadah Ramadan. (*)






