Ribuan Turis Asing Banjiri Jatim Saat Nataru, Kereta Api Jadi Moda Transportasi Pilihan

oleh -228 Dilihat
Kereta api kian menjadi pilihan utama turis asing untuk menjelajahi berbagai destinasi di Pulau Jawa.

KabarBaik.co – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya mencatat tren positif penggunaan layanan kereta api oleh wisatawan mancanegara selama masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Kereta api kian menjadi pilihan utama turis asing untuk menjelajahi berbagai destinasi di Pulau Jawa, seiring meningkatnya kesadaran terhadap transportasi yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Sejak dibukanya Posko Angkutan Nataru pada 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, sebanyak 3.504 wisatawan mancanegara tercatat menggunakan layanan kereta api di wilayah Daop 8 Surabaya. Jumlah tersebut meningkat 6,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 3.299 penumpang.

Peningkatan ini menunjukkan bahwa kereta api tidak hanya berperan sebagai sarana mobilitas, tetapi juga menjadi bagian dari pengalaman perjalanan wisata yang efisien, nyaman, dan berwawasan lingkungan.

Perjalanan wisatawan mancanegara didominasi keberangkatan dari Stasiun Surabaya Gubeng, Stasiun Surabaya Pasar Turi, dan Stasiun Malang. Adapun kota tujuan favorit meliputi Yogyakarta, Jakarta, Semarang, Bandung, dan Banyuwangi, yang dikenal memiliki daya tarik wisata budaya, alam, serta ekonomi kreatif, serta terhubung langsung melalui jaringan perkeretaapian nasional.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, mengatakan meningkatnya minat wisatawan mancanegara menggunakan kereta api mencerminkan keberhasilan KAI dalam menghadirkan layanan transportasi publik yang modern, andal, dan peduli lingkungan. Hal ini sekaligus mendukung penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

“Kereta api menawarkan perjalanan yang aman, nyaman, tepat waktu, serta memiliki tingkat emisi karbon yang lebih rendah dibandingkan moda transportasi darat lainnya. Bagi wisatawan mancanegara, kereta api bukan sekadar alat transportasi, tetapi juga bagian dari pengalaman menjelajah Indonesia secara berkelanjutan,” ujar Mahendro.

Ia menambahkan, dari sisi lingkungan, penggunaan kereta api berkontribusi dalam menekan emisi karbon. Sementara dari aspek sosial dan ekonomi, konektivitas antarkota yang terintegrasi mendorong pergerakan wisata, memperpanjang lama kunjungan, serta membuka peluang pertumbuhan bagi sektor UMKM, perhotelan, kuliner, dan ekonomi kreatif, khususnya di sekitar stasiun dan destinasi wisata.

“Dengan jaringan kereta api yang saling terhubung, wisatawan dapat menjangkau lebih banyak destinasi dalam satu perjalanan. Dampaknya, perputaran ekonomi daerah semakin meluas dan manfaat pariwisata dapat dirasakan oleh lebih banyak masyarakat,” jelasnya.

KAI Daop 8 Surabaya terus menghadirkan berbagai inovasi layanan melalui peningkatan keselamatan perjalanan, ketepatan waktu, kenyamanan sarana dan prasarana, serta penguatan integrasi dengan moda transportasi lanjutan. Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen KAI dalam mendukung pariwisata nasional yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat peran kereta api sebagai transportasi hijau andalan masyarakat.

Di tengah tingginya mobilitas selama libur Nataru, KAI Daop 8 Surabaya juga mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk merencanakan perjalanan lebih awal serta melakukan pemesanan tiket melalui kanal resmi KAI, guna memastikan perjalanan yang aman, nyaman, dan berkesan.

Berdasarkan data sementara hingga Jumat (2/1) pukul 10.00 WIB, tercatat sebanyak 42.013 penumpang menggunakan layanan kereta api di wilayah Daop 8 Surabaya. Dari jumlah tersebut, 19.789 penumpang berangkat dan 22.224 penumpang tiba di berbagai stasiun. Angka ini diproyeksikan masih akan bertambah hingga keberangkatan kereta api terakhir malam hari.

Selama periode Angkutan Nataru 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, KAI Daop 8 Surabaya telah melayani total 811.470 penumpang, dengan rincian 415.330 pelanggan berangkat dan 396.140 pelanggan tiba di berbagai stasiun wilayah Daop 8 Surabaya.

“Hingga saat ini, penjualan tiket telah mencapai 415.330 tiket atau sekitar 92,5 persen dari total kapasitas 449.352 tempat duduk yang disediakan. Masih tersedia 34.022 tempat duduk yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk bepergian menggunakan kereta api,” tambah Mahendro.

Selama masa Nataru, rute favorit pelanggan dari wilayah Daop 8 Surabaya antara lain menuju Jakarta, Yogyakarta, Semarang, Bandung, dan Ketapang, yang didominasi oleh perjalanan liburan, silaturahmi, serta mobilitas akhir tahun bersama keluarga dan kerabat.

Sementara itu, kereta api yang menjadi favorit pelanggan meliputi KA Argo Semeru, KA Ambarawa Ekspres, KA Jayabaya, KA Probowangi, dan KA Sancaka, yang dikenal dengan kenyamanan layanan, ketepatan waktu, serta konektivitas antarkota yang andal.

“KAI mengajak masyarakat untuk memanfaatkan ketersediaan tiket yang masih ada dan merencanakan perjalanan dengan baik. Kereta api tetap menjadi pilihan transportasi yang aman, nyaman, dan tepat waktu untuk menikmati momen libur akhir tahun,” tutup Mahendro.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dani
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.