KabarBaik.co — Meski peringatan HUT ke-14 RSUD Ploso telah berlangsung pada 22 Desember 2025 lalu, semangat berbagi rumah sakit milik Pemkab Jombang ini tak lantas berhenti.
Sebagai bagian dari rangkaian perayaan tersebut, RSUD Ploso berkolaborasi dengan Smile Train menggelar bakti sosial operasi bibir sumbing dan celah langit-langit secara gratis.
Kegiatan yang dipusatkan di Instalasi Bedah Sentral (IBS) Lantai 2 RSUD Ploso ini menjadi wujud nyata komitmen rumah sakit dalam menghadirkan layanan kesehatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, tak hanya dari Jombang, tetapi juga dari berbagai daerah di Jawa Timur.
Antusiasme masyarakat terlihat sejak tahap skrining kesehatan yang dilakukan pada Jumat (9/1).
Dari proses tersebut, sebanyak 15 pasien dinyatakan memenuhi syarat untuk menjalani tindakan operasi. Mereka datang dari berbagai daerah, mulai Mojokerto, Tuban, Malang, hingga Madiun.
Rentang usia pasien pun cukup beragam, mulai dari bayi berusia tiga bulan hingga pasien dewasa berusia 35 tahun.
Bagi sebagian keluarga, kesempatan ini menjadi harapan baru untuk meningkatkan kualitas hidup anak-anak mereka.

Proses operasi ditangani langsung oleh tim dokter spesialis dari Smile Train yang dipimpin dr. Yantoko, dengan dukungan penuh tenaga medis dan tim pendukung RSUD Ploso. Kolaborasi tersebut memastikan seluruh tindakan medis berlangsung sesuai standar keselamatan pasien.
Direktur RSUD Ploso dr. Muhammad Vidya Buana MH mengatakan bahwa bakti sosial ini merupakan bentuk rasa syukur berkelanjutan atas bertambahnya usia rumah sakit.
“Kegiatan hari ini merupakan salah satu agenda penting dalam rangkaian HUT ke-14 RSUD Ploso yang puncaknya telah kita peringati pada Desember lalu. Kami ingin semangat 14 tahun ini tidak berhenti pada seremoni semata, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas,” ujar Vidya dalam keterangannya, Selasa (13/1).
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Smile Train dan tim medis yang telah bersinergi dalam kegiatan tersebut.
“Terima kasih kepada dr. Yantoko dan Smile Train yang telah membantu kami mewujudkan senyum baru bagi anak-anak ini. Semoga kolaborasi seperti ini dapat terus berlanjut ke depannya,” katanya.
Lebih dari sekadar tindakan medis, operasi bibir sumbing dan celah langit-langit memiliki dampak besar bagi masa depan pasien, terutama anak-anak.
Selain membantu fungsi bicara dan makan, tindakan ini juga berperan penting dalam membangun rasa percaya diri dan kemampuan bersosialisasi mereka.
Dengan terlaksananya bakti sosial ini, RSUD Ploso menutup rangkaian HUT ke-14 dengan catatan manis, sekaligus menegaskan perannya sebagai fasilitas kesehatan yang tidak hanya berfokus pada pelayanan medis, tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang kuat terhadap masyarakat. (*)







