KabarBaik.co – Jombang sejauh ini belum mencatat adanya kasus warga yang terjangkit virus Influenza A atau Super Flu. Kepastian ini disampaikan Direktur RSUD Jombang dr. Pudji Umbaran, Rabu (14/1).
“Belum ada kasus. Semoga juga tidak ada,” ujar dr. Pudji singkat.
Meski belum ditemukan pasien, pihak RSUD tetap siaga menghadapi kemungkinan munculnya kasus di masa depan.
Langkah isolasi dan perawatan intensif telah disiapkan, termasuk seluruh peralatan medis yang diperlukan.
“Untuk saat ini masih zero. Jika ada kasus, maka akan kita isolasi dengan penatalaksanaan pelayanan sesuai SOP-nya,” tambah dr. Pudji.
Kasus super flu sebelumnya tercatat muncul di sejumlah wilayah Indonesia. Hingga akhir Desember 2025, Kementerian Kesehatan RI melaporkan sebanyak 62 kasus influenza A(H3N2) subclade K di delapan provinsi.
Provinsi dengan jumlah terbanyak adalah Jawa Timur, Kalimantan Selatan, dan Jawa Barat. Mayoritas pasien merupakan perempuan dan anak-anak.
Meski secara nasional situasi masih terkendali, Dinas Kesehatan Jombang tetap mengimbau warga agar tidak mengabaikan potensi risiko penyakit ini.
Kepala Dinas Kesehatan Jombang, dr. Hexawan Tjahja Widada, meminta masyarakat untuk tetap waspada dan menjaga kesehatan diri serta lingkungan sekitar.
“Walaupun Kementerian Kesehatan menyatakan kondisi influenza tipe A hingga akhir Desember 2025 masih terkendali dan tidak menunjukkan peningkatan keparahan dibanding influenza lain, kami tetap mengimbau warga untuk tetap waspada,” ujar dr. Hexawan.
Dengan kewaspadaan bersama, diharapkan Jombang tetap aman dari penyebaran virus Influenza A. (*)







