KabarBaik.co, Bojonegoro – Rumah milik Darsono, 60, warga Desa Karangsono, Dander, Bojonegoro, ludes terbakar diduga akibat korsleting pada Kamis (25/6) malam. Saat kejadian, rumah dalam kondisi kosong karena pemiliknya yang berprofesi sebagai tukang pijat sedang bekerja.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Namun, kebakaran menghanguskan hampir seluruh bangunan beserta isinya dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp 30 juta.
Kabid Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Bojonegoro Ahmad Agus mengatakan kebakaran diperkirakan terjadi sekitar pukul 23.50 WIB. Pihaknya menerima laporan dari warga pada pukul 00.10 WIB, kemudian langsung mengerahkan personel menuju lokasi.
“Setelah menerima laporan, petugas langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pemadaman,” ujar Agus, Jumat (26/6).
Sebanyak tiga unit armada diterjunkan dalam proses pemadaman, terdiri atas satu unit fire truck dari Pos Temayang, satu unit fire truck Firedome, dan satu unit water supply dari Pos Kota. Selain itu sebanyak 10 personel juga dikerahkan untuk menangani kebakaran tersebut.
Menurut Agus, proses pemadaman berlangsung sekitar satu jam hingga api berhasil dikendalikan. Beruntung, kobaran api tidak sempat merembet ke bangunan lain karena di sekitar lokasi didominasi area perkebunan.
“Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 01.20 WIB sehingga tidak sampai merembet ke bangunan di sekitarnya,” jelasnya.
Berdasarkan hasil asesmen sementara, penyebab kebakaran diduga berasal dari korsleting listrik. Akibat kejadian itu, rumah kayu berukuran sekitar 8 x 5 meter terbakar hingga sekitar 90 persen beserta sebagian besar isinya.
“Kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp 30 juta. Kami mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik, terutama ketika rumah akan ditinggalkan dalam keadaan kosong, agar kejadian serupa tidak terulang,” pungkas Agus. (*)






