KabarBaik.co, Nganjuk – Jumlah calon jemaah haji Kabupaten Nganjuk tahun 2026 mengalami perubahan. Dari daftar awal yang disusun, kini tersisa sebanyak 731 orang yang siap diberangkatkan menuju Tanah Suci pada 20 Mei mendatang.
Pengurangan satu orang ini terjadi lantaran ada jemaah yang memutuskan menunda keberangkatan demi alasan kesehatan, tepatnya warga asal Kecamatan Kertosono.
“Namanya Sumarlik Subari. Perempuan asal Gondang, Tanjung, Kertosono. Menunda keberangkatan karena sakit,” ungkap Hanif Kamalodin, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nganjuk, Senin (11/5).
Keputusan penundaan ini diambil secara sadar dan demi keselamatan serta kesehatan jemaah yang bersangkutan. Pihak Kemenag pun mendukung langkah ini mengingat perjalanan dan rangkaian ibadah haji membutuhkan kondisi fisik yang prima, bugar, dan kuat agar bisa menjalankan seluruh kewajiban dengan sempurna tanpa kendala berarti.
“Jemaah Nganjuk dibagi menjadi 3 kloter, kloter 112, kloter 113, dan kloter 114. Rencananya akan diberangkatkan serentak pada 20 Mei 2026 mendatang,” jelas Hanif merinci susunan rombongan yang akan mengemban panggilan suci tahun ini.
Hingga saat ini, seluruh persiapan keberangkatan berjalan lancar, tertib, dan sesuai jadwal yang telah ditetapkan pusat. Salah satu tahapan penting yang sudah rampung seratus persen adalah pembagian perlengkapan ibadah berupa koper lengkap bagi seluruh calon jemaah. Kini, tahapan persiapan tinggal menunggu satu langkah akhir sebelum keberangkatan.
“Koper sudah selesai dibagikan ke semua jemaah. Rencananya pengumpulan kembali koper akan dilakukan hari Sabtu, lalu dikirimkan ke Surabaya sehari sebelum keberangkatan atau H-1,” tambah Hanif menuturkan rincian teknis terakhir.
Seluruh rangkaian kegiatan ini dipantau ketat oleh tim Kemenag Nganjuk agar berjalan aman, nyaman, dan memuaskan semua pihak.
Pemerintah daerah berharap seluruh persiapan matang ini menjadi bekal terbaik, sehingga nantinya seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan tenang, lancar, dan kembali pulang ke tanah air serta keluarga dengan status haji yang mabrur.








