KabarBaik.co – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota dan Kabupaten Blitar yang tergabung dalam NU Blitar Raya menggelar Istighotsah Kubro dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-100 Nahdlatul Ulama, Sabtu (24/1).
Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus meneguhkan komitmen khidmah warga Nahdliyin. Istighotsah yang berlangsung khidmat di Stadion Soeprijadi Kota Blitar tersebut dihadiri sekitar 30 ribu jemaah dari Blitar Raya dan sekitarnya.
Sejumlah tokoh ulama dan pejabat daerah turut hadir, di antaranya Wakil Rais PWNU KH Anwar Mashur, Mustasyar PCNU Kabupaten Blitar Ardani Ahmad, Mustasyar PCNU Kota Blitar Mas’ud Zamhari, Bupati Blitar Rijanto, serta Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin.
Ketua PCNU Kota Blitar Habib Bawafi, menyampaikan bahwa Istighotsah Kubro ini merupakan agenda bersama PCNU Kota dan Kabupaten Blitar sebagai bagian dari rangkaian peringatan satu abad NU.

“Kegiatan ini menjadi wahana silaturahmi antara pengurus dan warga NU agar terjalin ukhuwah Islamiyah yang semakin kuat,” ujar Habib Bawafi.
Ia menegaskan, peringatan Harlah ke-100 NU juga menjadi refleksi atas kesempatan besar bagi warga NU untuk terus berkhidmah dalam jam’iyyah. Momentum satu abad NU harus dimaknai dengan meneladani perjuangan para muassis yang telah berperan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia serta meneguhkan ajaran Islam Ahlussunnah wal Jamaah.
“Seratus tahun NU adalah perjalanan panjang dalam mengawal peradaban yang mulia. Istighotsah ini merupakan munajat para ulama agar NU tetap istiqamah menjaga nilai-nilai keislaman dan kebangsaan,” tegasnya.
Sementara itu, Sekretaris PCNU Kabupaten Blitar Akhsin Al Fata menuturkan bahwa NU Blitar Raya memiliki sejarah panjang yang patut dikenang. Ia menyebutkan bahwa pada tahun 1951, NU Kota dan Kabupaten Blitar masih berada dalam satu kepengurusan.
“Kita seperti mengulang sejarah. Pada 1951 NU Kota dan Kabupaten Blitar masih menyatu. Kemudian pada 1988, melalui Konferensi Cabang, diputuskan untuk dikembangkan menjadi kepengurusan tersendiri di kota dan kabupaten,” jelasnya.
Ia berharap, Istighotsah Kubro Harlah ke-100 NU ini menjadi penguat kebersamaan serta semangat khidmah seluruh warga NU Blitar Raya dalam melanjutkan perjuangan organisasi ke depan.(*)









