Sebelum Terjaring OTT KPK, LAZ Disebut Pernah Melobi Jadi Ketua Gerindra NTB

oleh -119 Dilihat
IMG 20260802 WA0063
Lalu Ahmad Zaini. (Foto: Arief Rahman)

KabarBaik.co, Mataram – Koordinator Wilayah (Korwil) DPP PAN untuk Bali dan Nusa Tenggara sekaligus Plt Ketua DPW PAN NTB, H.M. Muazzim Akbar, mengungkap alasan pemberhentian Lalu Ahmad Zaini (LAZ) dari Partai Amanat Nasional (PAN).

Menurut Muazzim, pemecatan LAZ tidak hanya berkaitan dengan kasus hukum setelah Bupati Lombok Barat tersebut terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), tetapi juga dugaan manuver politik yang dilakukan saat masih menjabat sebagai Ketua DPW PAN NTB.

Muazzim menyebut LAZ pernah berupaya melobi agar menjadi Ketua DPD Partai Gerindra NTB ketika masih memimpin PAN NTB. “Harus saya sampaikan bahwa ternyata yang bersangkutan, mantan calon Ketua DPW PAN ini, pernah menawarkan dirinya menjadi Ketua DPD Gerindra di DPP Gerindra,” ujar Muazzim.

Ia mengungkapkan, informasi tersebut diperoleh langsung dari Ketua Umum DPP PAN. Menurutnya, LAZ disebut pernah bertemu dengan Wakil Ketua DPR RI sekaligus Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, untuk menyampaikan keinginannya menjadi Ketua DPD Gerindra NTB.

“Informasi ini disampaikan oleh Ketum DPP PAN kepada saya. Saat yang bersangkutan menjabat Ketua DPW PAN NTB, malah diam-diam melamar dan ingin menjadi Ketua DPD Gerindra NTB,” katanya.

Muazzim mengaku tidak mengetahui secara pasti apa tujuan politik LAZ dalam melakukan pendekatan tersebut, termasuk apakah berkaitan dengan persiapan menghadapi kontestasi politik mendatang. “Apakah targetnya terkait dengan pemilihan gubernur yang akan datang, kami tidak tahu,” ujarnya.

Meski demikian, Muazzim menilai kondisi tersebut menjadi momentum bagi PAN NTB untuk memperkuat konsolidasi internal. Ia optimistis partainya akan semakin solid dan mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat. “Kami bersyukur dengan kondisi yang terjadi saat ini. PAN akan semakin sulit dikalahkan dan akan lebih kompak ke depannya,” katanya.

Saat ini, PAN NTB terus melakukan konsolidasi hingga ke tingkat bawah. Muazzim optimistis PAN mampu menjadi kekuatan politik utama di Nusa Tenggara Barat. “Kami yakin PAN tidak akan berada di posisi nomor dua atau nomor tiga, tetapi akan menjadi nomor satu di Nusa Tenggara Barat,” ujarnya optimis. (*) 

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Arief Rahman
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.