Sebulan Beroperasi, Omah Therapi-Ku Sidoarjo Sudah Layani Puluhan ABK

oleh -105 Dilihat
Petugas UPPSAB saat menerapi ABK di Omah Therapi-Ku Sidoarjo. (Foto: Ist)
Petugas UPPSAB saat menerapi ABK di Omah Therapi-Ku Sidoarjo. (Foto: Ist)

KabarBaik.co, Sidoarjo – Baru satu bulan beroperasi, Omah Therapi-Ku yang dikelola UPT Perlindungan dan Pelayanan Sosial Asuhan Balita (PPSAB) Sidoarjo di bawah Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur mulai dimanfaatkan masyarakat. Fasilitas terapi yang berada di Jalan Monginsidi, Kelurahan Sidoklumpuk, Kabupaten Sidoarjo itu telah melayani puluhan anak yang membutuhkan pendampingan tumbuh kembang.

Selama masa operasionalnya, sebanyak 28 Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) dari masyarakat umum telah menjalani terapi di Omah Therapi-Ku. Selain itu, layanan yang sama juga diberikan kepada 23 anak penerima manfaat yang berada di bawah binaan UPT PPSAB Sidoarjo.

Pekerja Sosial UPT PPSAB Sidoarjo Prameitia Savitri, mengatakan perkembangan setiap anak terus dipantau melalui evaluasi rutin yang dilakukan oleh terapis. Penilaian dilakukan sesuai kondisi dan kebutuhan masing-masing peserta terapi.

“Dari masyarakat umum hingga saat ini sudah ada 28 anak yang menerima terapi, sedangkan dari UPT terdapat 23 penerima manfaat. Evaluasi dilakukan setiap bulan oleh terapis untuk melihat perkembangan anak setiap kali menjalani terapi,” ujarnya Sabtu (20/6).

Ia menjelaskan, Omah Therapi-Ku menyediakan tiga layanan utama, yaitu fisioterapi, terapi okupasi, dan terapi wicara. Meski demikian, setiap anak tidak selalu menjalani seluruh jenis terapi karena penanganan disesuaikan dengan hasil asesmen dan kebutuhan masing-masing.

“Anak akan mendapatkan terapi sesuai kebutuhannya. Misalnya, anak dengan cerebral palsy lebih banyak menjalani fisioterapi, sedangkan anak dengan down syndrome yang kemampuan fisiknya cukup baik biasanya lebih difokuskan pada terapi okupasi,” jelasnya.

Setiap sesi terapi berlangsung sekitar 30 hingga 45 menit dan didampingi langsung oleh tenaga terapis profesional. Selain melayani anak binaan UPT PPSAB, fasilitas ini juga terbuka bagi masyarakat umum, khususnya keluarga kurang mampu yang membutuhkan layanan terapi.

Untuk memperoleh layanan tersebut, masyarakat harus mendaftar dengan memenuhi persyaratan sebagai keluarga kurang mampu yang terdaftar dalam desil 1 hingga 5 Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) Kementerian Sosial. Sebagai bentuk pelayanan sosial, Omah Therapi-Ku juga memberikan layanan terapi gratis setiap hari Rabu bagi warga yang memenuhi kriteria tersebut.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Achmad Adi Nurcahya
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.