Pemprov Jatim Resmikan ’Omah Therapi-ku’, Layanan Gratis untuk ABK dan Masyarakat Kurang Mampu

oleh -57 Dilihat
WhatsApp Image 2026 05 20 at 5.35.03 AM
Gubernur Khofifah saat menandatangani prasasti ’Omah Therapi-ku’ didampingi oleh Kadinsos Sriatun, anggota DPRD Jatim dan jajaran (Achmad Adi Nurcahya)

KabarBaik.co, Sidoarjo – Pemprov Jatim resmi mengoperasikan tiga unit layanan sosial baru bertajuk ‘Omah Therapi-ku’ yang diperuntukkan bagi anak-anak penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS), Anak Berkebutuhan Khusus (ABK), hingga masyarakat umum kurang mampu yang membutuhkan layanan terapi.

Peresmian dilakukan di UPT Perlindungan dan Pelayanan Sosial Asuhan Balita (PPSAB) Sidoarjo yang berada di Sidokumpul, Selasa (19/5) sore. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar parawansa beserta jajaran Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, Restu Novi Widiani.

Novi menjelaskan tiga Unit Pelaksana Teknis (UPT) yang mulai dioperasikan meliputi UPT PPSAB Sidoarjo, Balai Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial PMKS Sidoarjo, serta UPT Rehabilitasi Sosial Bina Netra Malang.

“Untuk UPT PPSAB Sidoarjo, kami membuka rumah terapi bagi anak berkebutuhan khusus dan penyandang disabilitas yang membutuhkan,” ujarnya saat peresmian di UPT Perlindungan dan Pelayanan Sosial Asuhan Balita Sidoarjo yang berada di Sidoklumpuk, Selasa (19/5) sore.

Menurut Novi, saat ini terdapat sekitar 50 anak usia 0 hingga 13 tahun yang dibina di UPT PPSAB Sidoarjo. Dari jumlah tersebut, sebanyak 24 anak membutuhkan terapi rutin seperti fisioterapi, terapi okupasi, terapi bicara, terapi sensori, hingga terapi perilaku.

Dalam mendukung kualitas pelayanan, Dinsos Jatim menggandeng tenaga kesehatan dan terapis bersertifikat melalui kerja sama dengan Poltekkes Kemenkes Surakarta serta Universitas Muhammadiyah Malang untuk layanan di wilayah Malang.

Menariknya, layanan ‘Omah Therapi-ku’ tidak hanya diperuntukkan bagi anak binaan di lingkungan UPT, namun juga dibuka secara gratis untuk masyarakat umum kurang mampu setiap hari Rabu.

“Setiap Rabu ini terbuka untuk umum dan gratis. Asal memenuhi ketentuan yakni masyarakat yang membutuhkan dan berada di desil 1 sampai 5,” tegas Novi.

Layanan terapi untuk ABK dipusatkan di UPT PPSAB Sidoarjo, sementara masyarakat umum dewasa seperti ODGJ maupun pasien pasca-stroke dapat mengakses layanan di Balai PMKS Jalan Pahlawan, Sidoarjo.

Pada tahap awal uji coba, kuota pelayanan dibatasi sekitar 5 hingga 10 pasien setiap hari Rabu agar proses terapi berjalan optimal. Durasi terapi sendiri berkisar antara 30 menit hingga satu jam per pasien.

Ke depan, Pemprov Jatim juga tengah menyiapkan sistem pendaftaran berbasis aplikasi maupun WhatsApp agar layanan lebih mudah dijangkau masyarakat.

“Saat ini masing-masing UPT baru tersedia tiga terapis. Ke depan, penambahan jumlah terapis menjadi tantangan kami untuk menyesuaikan kebutuhan masyarakat,” tambah Novi.

Program inovatif ini mendapat apresiasi dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, yang meminta seluruh pelayan sosial terus menjaga semangat dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Selain itu, dukungan juga datang dari PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jawa Timur yang menyalurkan bantuan program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) senilai Rp 250 juta untuk renovasi dan penataan ruang di tiga UPT tersebut.

Ke depan, Dinas Sosial Jawa Timur menargetkan penambahan empat UPT ’Omah Therapi-ku’ baru di sejumlah daerah guna memperluas jangkauan manfaat layanan sosial dan terapi bagi masyarakat Jawa Timur. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Achmad Adi Nurcahya
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.