KabarBaik.co – Pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati nomor urut 2 Muhamad Albarraa-M. Rizal Octavian (Mubarok) mendirikan Pos Komando (Posko) di 304 desa/kelurahan se-Kabupaten Mojokerto. Langkah ini dilakukan untuk memfasilitasi kordinasi para relawan pemenangan agar lebih terstruktur, sistematis dan masif (TSM).
Ketua Tim Pemenangan Paslon Mubarok, Suwandy Firdaus menjelaskan dalam rangka mendulang 90 persen suara masyarakat Kabupaten Mojokerto pada Pilkada Serentak 27 November 2024, telah dibentuk posko pemenangan Mubarok di tiap desa/kelurahan dengan total 304 posko.
Posko itu dibentuk juga satu paket untuk posko pemenangan Cagub-Cawagub Jatim Khofifah-Emil. Menurutnya, selain untuk menambah dan mensolidkan suara masyarakat di tiap desa juga langkah antisipasi relawan pemenangan mengambil langkah apabila ada indikasi pergerakan lawan.
“Sebagai tempat berkumpul dan berkordinasi kawan-kawan relawan tiap desa, dan setiap Kamis malam juga relawan melakukan istighosah bersama,” jelas Suwandy, Jumat (25/10).
Selain itu, kata Suwandy, juga ditugaskan setiap desa/kelurahan 5 orang intelejen Tim Mubarok di luar dari relawan. Mereka bergerak senyap tanpa diketahui oleh orang lain terkait identitas diri dan tugas untuk memantau pergerakan tim dan juga tim paslon lain.
“Jadi mereka ini tim khusus untuk memantau di setiap desa dan juga TPS nantinya,” jelasnya.
Suwandy juga mengatakan, Tim Mubarok di Kabupaten Mojokerto juga terus bergerak melakukan kampanye dengan sistem blusukan ke rumah-rumah di seluruh desa. Pihaknya pun telah membentuk relawan-relawan Mubarok untuk saksi dan pengamanan di tiap TPS.
Terkait logistik selebaran brosur dan stiker Mubarok, kata Suwandy, pihaknya sudah mendistribusikan ke setiap wilayah Desa saat kampanye Mubarok ke desa-desa. Meski demikian, pihaknya tetap terus gerilya untuk mengkampanyekan Mubarok kepada masyarakat agar suara pada 27 November nanti bisa mencapai 90 persen.
“Masyarakat agar lebih merasa aman dan nyaman, jika ada sesuatu hal yang tidak baik, apakah ada tekanan dari birokrasi Desa atau Kecamatan dan pihak-pihak yang coba mengintimidasi masyarakat atau yang berpotensi mengganggu jalannya Pilkada 2024 yang membuat tidak jujur dan adil (jurdil) maka silahkan laporkan ke posko pemenangan Mubarok,” pungkasnya. (*)






