Sejumlah Bahan Pangan di Pasar Tradisional Kota Kediri Diindikasi Kandung Zat Berbahaya

oleh -734 Dilihat
Sidak uji lab di Pasar Setono Betek Kota Kediri. (Foto: Oktavian Yogi Pratama)

KabarBaik.co – Bulan Ramadan 1446 Hijriah, Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) menggelar sidak uji keamanan di Pasar Setono Betek Rabu (12/3).

Kegiatan ini juga melibatkan Dinas Kesehatan serta Balai Pengawas Obat dan Makanan Kediri.

Moh. Ridwan, Kepala DKPP Kota Kediri, mengatakan tujuan dilakukan sidak ini ialah untuk memantau perkembangan harga bahan pokok selama bulan suci Ramadan. Serta ingin mengecek apakah ada kandungan kimia berbahaya yang dijual oleh pedagang.

“Ini bentuk komitmen kami untuk memastikan pangan di Kota Kediri aman dikonsumsi masyarakat,” ujarnya.

Sejumlah sampel bahan pangan dilakukan uji lab dengan metode rapid test yakni sayuran, ikan asin, daging, kerupuk, terasi, rumput laut, cendol, dan lain-lain.

Sementara itu, Kepala BPOM Kediri Gidion mengatakan uji sampling terhadap sejumlah bahan pangan itu seperti Formalin, Boraks, Methanil Yellow, dan Rhodamin B.

Hasilnya diketemukan kandungan formalin pada ikan asin, cumi asin, ikan teri asin, lalu Rhodamin B (pewarna tekstil merah) pada kerupuk, dan puli mengandung borax. Tak hanya itu Cabe, bawang, ikan, cumi-cumi basah juga diindikasikan kandung formalin.

Oleh karenanya, para pedagang tersebut diberikan edukasi dan disarankan agar bahan-bahan tersenut dikembalikan serta tidak diperjualbelikan.

Di sisi lain, Yuni seorang pedagang tahu mengatakan dengan pengawasan yang dilakukan oleh Pemkot Kediri membuat masyarakat semakin yakin dan merasa aman untuk membeli pangan segar dan olahan di pasar.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Oktavian Yogi Pratama
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.