KabarBaik.co – Bulan Ramadan 1446 Hijriah, Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) menggelar sidak uji keamanan di Pasar Setono Betek Rabu (12/3).
Kegiatan ini juga melibatkan Dinas Kesehatan serta Balai Pengawas Obat dan Makanan Kediri.
Moh. Ridwan, Kepala DKPP Kota Kediri, mengatakan tujuan dilakukan sidak ini ialah untuk memantau perkembangan harga bahan pokok selama bulan suci Ramadan. Serta ingin mengecek apakah ada kandungan kimia berbahaya yang dijual oleh pedagang.
“Ini bentuk komitmen kami untuk memastikan pangan di Kota Kediri aman dikonsumsi masyarakat,” ujarnya.
Sejumlah sampel bahan pangan dilakukan uji lab dengan metode rapid test yakni sayuran, ikan asin, daging, kerupuk, terasi, rumput laut, cendol, dan lain-lain.
Sementara itu, Kepala BPOM Kediri Gidion mengatakan uji sampling terhadap sejumlah bahan pangan itu seperti Formalin, Boraks, Methanil Yellow, dan Rhodamin B.
Hasilnya diketemukan kandungan formalin pada ikan asin, cumi asin, ikan teri asin, lalu Rhodamin B (pewarna tekstil merah) pada kerupuk, dan puli mengandung borax. Tak hanya itu Cabe, bawang, ikan, cumi-cumi basah juga diindikasikan kandung formalin.
Oleh karenanya, para pedagang tersebut diberikan edukasi dan disarankan agar bahan-bahan tersenut dikembalikan serta tidak diperjualbelikan.
Di sisi lain, Yuni seorang pedagang tahu mengatakan dengan pengawasan yang dilakukan oleh Pemkot Kediri membuat masyarakat semakin yakin dan merasa aman untuk membeli pangan segar dan olahan di pasar.(*)






