Sekitar 400 ASN Malang Terima Satyalancana Karya Satya dari Presiden Prabowo

oleh -96 Dilihat
WhatsApp Image 2026 08 17 at 1.00.21 PM
Bupati Malang, H. M, Sanusi saat menjadi Pembina Upacara HUT RI ke 81 di Pendopo Agung Kabupaten Malang (foto: istimewa)

KabarBaik.co, Malang – Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Malang tidak hanya diwarnai dengan upacara bendera, tetapi juga menjadi momentum untuk memberikan penghargaan kepada ASN yang telah mengabdi selama puluhan tahun.

Sekitar 400 ASN di lingkungan Pemkab Malang menerima Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan loyalitas ASN dalam menjalankan tugas pemerintahan serta memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Penganugerahan penghargaan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI yang digelar di Halaman Pendopo Agung Kabupaten Malang, Senin (17/8).

Bupati Malang, H. M. Sanusi, bertindak sebagai Inspektur Upacara. Upacara turut dihadiri Wakil Bupati Malang, Hj. Lathifah Shohib, Ketua DPRD Kabupaten Malang Darmadi, jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah beserta kepala perangkat daerah, unsur TNI-Polri, anggota DPRD, organisasi wanita, tokoh masyarakat, pelajar, hingga mahasiswa.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Malang, Nurman Ramdansyah, mengatakan penghargaan Satyalancana Karya Satya merupakan bentuk penghormatan atas pengabdian ASN selama menjalankan tugas.

“Anugerah ini sebagai apresiasi atas dedikasi dan pengabdian mereka dalam menjalankan pelayanan kepada masyarakat. Namun yang disimbolik hanya enam orang,” ujar Nurman.

Ia menjelaskan penghargaan tersebut diberikan dengan mempertimbangkan masa pengabdian ASN, yakni 10 tahun, 20 tahun, dan 30 tahun. Selain masa kerja, terdapat sejumlah persyaratan lain yang harus dipenuhi oleh penerima.

Menurutnya, loyalitas kepada bangsa dan negara menjadi salah satu dasar pemberian penghargaan. Kinerja serta rekam jejak ASN juga menjadi pertimbangan penting.

“Pengabdian serta loyalitas terhadap bangsa dan negara menjadi acuan. Didukung pula dengan prestasi serta kinerja terbaik,” ujarnya.

Nurman menegaskan penerima Satyalancana Karya Satya tidak hanya dinilai dari lamanya masa kerja. Mereka juga harus memiliki rekam jejak yang baik dan tidak pernah melakukan pelanggaran yang mencederai integritas sebagai aparatur negara.

“Dengan catatan attitude atau kinerja dan kelakuan macam-macam itu tidak tercela. Persyaratannya ketat. Nah, ini tadi kita simbolkan 10, 20, 30 tahun,” jelasnya.

Dalam upacara tersebut, secara simbolis penghargaan diberikan kepada perwakilan ASN penerima Satyalancana Karya Satya untuk masa pengabdian 10, 20, dan 30 tahun.

Untuk kategori 30 tahun, di antaranya diberikan kepada Ismadi, Kepala Bidang Keluarga Berencana Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana; Samsul Kusaini, Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban Umum Kecamatan Singosari, serta Rofik, Pengadministrasi Perkantoran Kecamatan Jabung.

Sementara penghargaan masa pengabdian 20 tahun diberikan kepada Win Halim, Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Satuan Polisi Pamong Praja, serta seorang Perawat Penyelia di RSUD Kanjuruhan.

Adapun kategori pengabdian 10 tahun diberikan kepada Kusen, Petugas Operasi dan Pemeliharaan Sumber Daya Air pada Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air Kabupaten Malang.

Penghargaan tersebut berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 117/TK/Tahun 2025 yang ditetapkan pada 11 November 2025.

Selain pemberian penghargaan, nuansa patriotisme juga terasa kuat dalam pelaksanaan upacara. Ketua DPRD Kabupaten Malang Darmadi mendapat kehormatan membacakan Naskah Proklamasi, sementara Pembukaan UUD 1945 dibacakan Kepala Bagian Organisasi Setda Kabupaten Malang.

Puncak upacara ditandai dengan pengibaran Sang Merah Putih oleh Paskibraka Kabupaten Malang Tahun 2026. Gracia Radisti Putri Utomo dari SMA Taruna Nusantara Kampus Malang dipercaya sebagai pembawa bendera.

Ia didampingi Ramadan dan Dwi Permana dari SMAN 1 Sumberpucung serta Rio Baiki Ahwas Basilah dari SMAN 1 Gondanglegi sebagai tim pengibar.

Prosesi pengibaran berlangsung khidmat dan menjadi pengingat bahwa kemerdekaan yang diwariskan para pahlawan harus diisi dengan kerja keras, persatuan, serta pengabdian.

Usai upacara dan penganugerahan Satyalancana Karya Satya, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan tasyakuran. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat semangat nasionalisme di lingkungan Pemerintah Kabupaten Malang.

Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tersebut kemudian ditutup dengan agenda mengikuti secara virtual detik-detik Proklamasi dari Istana Merdeka, Jakarta, bersama Presiden Republik Indonesia.

Momentum tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai seremoni tahunan. Semangat kemerdekaan menjadi dorongan bagi seluruh ASN untuk terus meningkatkan profesionalisme, menjaga integritas, memperkuat pelayanan publik, dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Kabupaten Malang. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Putut Priyono
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.