Selain Dianiaya, Guru SMPN 1 Trenggalek yang Sita HP Siswa Diancam Rumahnya Dibakar

oleh -710 Dilihat
Screenshot 2025 11 02 144005
Guru Kesenian SMP Negeri 1 Trenggalek, Eko Prayitno

KabarBaik.co – Eko Prayitno, guru kesenian SMPN 1 Trenggalek dianiaya seorang pria yang mengaku keluarga siswa. Sebelumnya Eko sempat menyita HP salah satu siswa.

Selain dianiaya, Eko juga mendapat ancaman dan teror. Teror itu membuat istri dan anak Eko ketakutan dan trauma.

Menurut penuturan Eko, saat itu ia baru tiba di rumah setelah salat Jumat (31/10) sekitar pukul 12.30 WIB. Ia melihat sebuah mobil hitam jenis Innova sudah terparkir di depan rumah. Dari mobil itu turun seorang pria yang kemudian menanyainya dengan nada tinggi.

“Orang itu tanya ke saya, awakmu guru SMP 1 sing nyita HP adikku? (kamu guru SMP 1 yang menyita HP adik saya?). Saya jawab iya, tapi saya belum kenal dengan orang ini,” ujar Eko, Minggu (2/11).

Pria yang mengaku bernama Awang itu langsung memaki dan memukulnya. Pria itu juga menarik baju Eko dengan kasar.

“Tiba-tiba dia memaki dan langsung memukul saya. Saya kaget karena tidak tahu apa salah saya,” tambah Eko.

Eko mengaku telah berusaha menjelaskan soal kasus HP tersebut ke pria itu. Namun penjelasan Eko tidak digubris sama sekali.

Tak hanya melakukan kekerasan fisik, pelaku juga mengeluarkan ancaman serius.

“Dia bilang, kalau saya tidak datang menemui ayahnya ND (siswa) di Puyung, rumah saya akan dibakar, bahkan sekolah akan dibakar. Istri saya sampai mendengar sendiri ancaman itu,” tutur Eko.

Ancaman tersebut membuat keluarga Eko trauma. “Anak saya kalau dengar suara mobil lewat langsung mencari ibunya. Istri saya juga belum bisa tidur karena masih takut,” ujar Eko dengan nada sedih. (*)

Saat ini, kasus penganiayaan dan ancaman tersebut sudah dilaporkan ke pihak kepolisian. Proses hukum tengah berjalan dengan pemeriksaan sejumlah saksi. “Saat ini masih proses pemeriksaan saksi-saksi, sudah ada tiga saksi yang diperiksa,” kata Eko.

Eko berharap pihak kepolisian segera menindaklanjuti kasus ini secara serius agar kejadian serupa tidak menimpa tenaga pendidik lainnya. Ia juga meminta perlindungan hukum bagi para guru yang menjalankan aturan sekolah sesuai prosedur.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Achmad Adi Nurcahya
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.